Wilayah Sulawesi Utara diguncang gempa berkekuatan magnitudo 7,6. Guncangannya terasa kuat, dan tak lama setelahnya, peringatan tsunami pun dikeluarkan. Laporan dari lapangan mengonfirmasi, gelombang tsunami benar-benar menerjang beberapa titik di Sulut dan juga Maluku Utara.
Menurut sejumlah saksi, air laut tiba-tiba naik dan menggenangi daratan. Plt Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, Rahmat Triyono, menjelaskan situasi yang terjadi.
"Berdasarkan hasil pemantauan tinggi muka air laut Tide Gauge tsunami telah terdeteksi," ujarnya.
Dia mencatat setidaknya ada lima lokasi yang terdampak. Tiga di Maluku Utara, sisanya di Sulawesi Utara. Data dari Tide Gauge menunjukkan kapan dan seberapa tinggi gelombang itu datang.
Artikel Terkait
Megawati Serukan Persatuan Politik Tuntut Keadilan atas Gugurnya Tiga Prajurit TNI di Lebanon
Pasangan Muda-Mudi Diguyur Air Warga Usai Ketiduran Berpelukan di Musala Pantai Logending
Pencarian Dua Mahasiswi Terseret Arus di Wira Garden Masih Berlanjut
Kebakaran SPBE di Bekasi Diduga Akibat Kebocoran Gas, 7 Orang Luka dan 19 Rumah Rusak