Iran Tegaskan Selat Hormuz Hanya Tertutup bagi Kapal Musuh

- Kamis, 26 Maret 2026 | 04:25 WIB
Iran Tegaskan Selat Hormuz Hanya Tertutup bagi Kapal Musuh

Sebelum perang berkecamuk, Selat Hormuz adalah urat nadi perdagangan energi global. Bayangkan, hampir 20 juta barel minyak mengalir melintasinya setiap hari. Jalur sempit itu vital bagi pasokan dunia.

Tapi sejak awal Maret, situasinya berubah drastis. Aktivitas pelayaran di sana dibatasi secara efektif. Imbasnya langsung terasa: biaya pengiriman melonjak, dan harga minyak global ikut terdorong naik. Gangguan ini memicu kekhawatiran di pasar internasional, menambah daftar masalah dari konflik yang berkepanjangan.

Jadi, meski tidak ada penutupan total, suasana di Selat Hormuz tetap mencekam. Kebijakan "hanya untuk kawan, tertutup untuk lawan" dari Iran ini membuat navigasi di perairan itu jadi rumit dan penuh perhitungan.

Editor: Yuliana Sari


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar