Suasana haru tiba-tiba menyelimuti Anfield. Kabar yang beredar bukan lagi rumor belaka, tapi kenyataan pahit yang harus ditelan para penggemar setia. Lewat sebuah surat terbuka yang penuh perasaan, Mohamed Salah, sang ikon Mesir, secara resmi mengumumkan kepergiannya dari Liverpool FC.
Bagi Salah, keputusan ini jelas bukan perkara mudah. Dalam tulisannya, ia menyebut momen ini sebagai awal dari sebuah perjalanan panjang perpisahan. Klub yang telah ia bela bertahun-tahun itu bukan sekadar tempat bekerja.
"Ini adalah bagian pertama dari perpisahan saya. Saya akan meninggalkan Liverpool, ini sudah diputuskan,"
Begitu bunyi penggalan suratnya. Bagi pria yang lekat dengan nomor punggung 11 itu, The Reds adalah rumah. Ia menggambarkannya sebagai sebuah sejarah dan semangat yang rasanya mustahil dijelaskan kepada orang luar. Hanya mereka yang berada di dalamnya yang benar-benar paham.
Prestasinya selama di Merseyside memang tak perlu diragukan lagi. Sejak direkrut dari Roma, ia langsung menjadi mesin gol andalan. Bersama rekan-rekannya, Salah sukses mengantar Liverpool merengkuh berbagai trofi bergengsi, baik di kancah domestik maupun Eropa. Namun, di balik semua gelar itu, yang paling ia kenang justru kebersamaan di dalam tim dan sorakan tak putus dari tribune.
"Kita sudah melalui semuanya bersama-sama, masa manis dan pahit. Untuk itu, terima kasih sebesar-besarnya. Terutama buat fans yang selalu bikin setiap pertandingan terasa istimewa,"
Artikel Terkait
Starr Rampungkan Akuisisi IQUW Group, Perkuat Posisi di Pasar London dan Bermuda
TNI Mutasi 35 Perwira, Mayjen Lucky Avianto Pimpin Kogabwilhan III
Mobil Hadiah Raja Arab Saudi Jadi Saksi Bisu Peristiwa Granat Cikini
Timnas Indonesia Hadapi Saint Kitts and Nevis di FIFA Series, Herdman Ingat Perlawanan Alot Lawan