Pejalan Kaki Tewas Tertabrak Pesawat Frontier Airlines di Landasan Pacu Bandara Denver

- Minggu, 10 Mei 2026 | 00:00 WIB
Pejalan Kaki Tewas Tertabrak Pesawat Frontier Airlines di Landasan Pacu Bandara Denver

Seorang pejalan kaki tewas setelah tertabrak pesawat milik Frontier Airlines yang sedang bersiap lepas landas di Denver International Airport, Amerika Serikat, pada Jumat (8/5/2026) malam waktu setempat. Insiden tragis itu memaksa seluruh penumpang dievakuasi melalui perosotan darurat.

Berdasarkan laporan dari kantor berita AP, pesawat yang dijadwalkan terbang menuju Los Angeles International Airport itu menabrak korban di area landasan pacu sekitar pukul 23.19 waktu setempat. Otoritas bandara mengungkapkan bahwa korban diduga masuk ke area terlarang setelah melompati pagar pembatas. Juru bicara bandara menegaskan bahwa korban meninggal dunia di tempat dan diyakini bukan merupakan pegawai bandara. Korban disebut berada di landasan hanya beberapa saat sebelum tertabrak.

Dalam rekaman komunikasi lalu lintas udara yang dipublikasikan, pilot terdengar melaporkan situasi darurat kepada menara pengawas. “Kami berhenti di landasan pacu. Kami baru saja menabrak seseorang. Mesin kami terbakar,” ujar pilot. Ia juga melaporkan bahwa terdapat 231 orang di dalam pesawat dan menyebut ada seseorang yang berjalan melintasi landasan sesaat sebelum tabrakan terjadi. Menara pengawas segera mengirimkan tim pemadam kebakaran dan penyelamat ke lokasi kejadian.

Sementara itu, Frontier Airlines menyatakan bahwa asap muncul di dalam kabin sehingga pilot memutuskan membatalkan proses lepas landas. Namun, pihak maskapai belum dapat memastikan apakah asap tersebut berkaitan langsung dengan insiden tabrakan. Seluruh penumpang kemudian dievakuasi menggunakan perosotan darurat sebelum diangkut kembali ke terminal menggunakan bus bandara. Landasan pacu 17L, tempat kejadian berlangsung, ditutup sementara selama proses investigasi berjalan.

Editor: Melati Kusuma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar