Konflik di Timur Tengah memang belum reda, dan situasi di Selat Hormuz masih jadi sorotan. Nah, Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, baru-baru ini memberi penjelasan soal status jalur pelayaran strategis itu. Intinya, dia bilang Selat Hormuz tidak sepenuhnya ditutup. Tapi, ada catatan penting: selat itu hanya akan tertutup untuk musuh Iran.
Pernyataan itu disampaikan Araghchi kepada Aljazeera, Kamis lalu. Menurut dia, dari sudut pandang Teheran, situasinya jelas.
Dia bersikukuh tak akan membuka akses bagi kapal-kapal yang dianggap bermusuhan, termasuk sekutu mereka. Namun begitu, Araghchi menyebut pihaknya sudah menyiapkan jalur aman. Jalur itu khusus untuk negara-negara yang bersahabat, agar mereka bisa melintas dengan leluasa.
Artikel Terkait
Vaksin HPV untuk Anak Laki-laki: Manfaat Terbatas, WHO Tetap Prioritaskan Anak Perempuan
Pemprov DKI Tegaskan Mobil Dinas Pelat B untuk Mudik Bukan Asetnya
Kebijakan Tahanan Rumah Yaqut Dicabut KPK dalam Empat Hari
Wali Kota Bogor Imbau Warga Tak Berbelanja di PKL Eks Pasar Bogor Sementara Waktu