Jakarta, Kamis lalu (15/1/2026), suasana di lingkungan Kementerian Pertahanan tampak berbeda. Menteri Pertahanan sekaligus Ketua Harian Dewan Pertahanan Nasional (DPN), Sjafrie Sjamsoeddin, memimpin langsung upacara pengambilan sumpah sejumlah tenaga ahli baru. Acara ini bukan sekadar formalitas belaka, melainkan langkah nyata untuk menguatkan pilar pemikiran strategis pertahanan nasional.
Di tengah tantangan global yang makin ruwet dan serba cepat, pemerintah merasa perlu merangkul pemikiran dari berbagai disiplin ilmu. Makanya, dua belas pakar dengan latar belakang beragam akhirnya dilantik berdasarkan keputusan resmi.
Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait, selaku Kepala Biro Informasi Pertahanan, menerangkan maksud di balik pengangkatan ini. Menurutnya, para ahli ini akan mengisi pos-pos penting di tiga bidang utama: Geoekonomi, Geopolitik, dan Geostrategi.
Nah, dari sekian nama yang dilantik, ada beberapa yang langsung menyita perhatian publik. Salah satunya adalah Sabrang Mowo Damar Panuluh. Bagi yang tak asing dengan dunia musik Indonesia, dia adalah Noe, vokalis band Letto yang legendaris itu. Putra dari budayawan Emha Ainun Nadjib atau Cak Nun ini tampil rapi dengan jas hitam, kemeja putih, dasi merah, dan kopiah.
Sabrang dilantik sebagai Tenaga Ahli Madya, setara dengan pejabat eselon II. Namun begitu, dia bukan satu-satunya nama yang mencuri sorotan.
Artikel Terkait
Anggota DPR Desak Percepat Regulasi PPPK untuk 630 Ribu Guru Madrasah
Koordinator KKN UGM 1985 Klaim Tak Kenal Joko Widodo
Rocky Gerung Soroti Rp17 Triliun untuk Dewan Perdamaian Trump: Harga Sebuah Buku dan Nyawa Anak di NTT
Himpunan Mahasiswa Al Washliyah Desak Prabowo Tindak Tegas Erick Thohir