Indonesia kembali mengirimkan telur ayam ke pasar internasional. Kali ini, sebanyak 75 ton telur dikapalkan menuju tiga negara: Jepang, Singapura, dan Timor Leste. Pengiriman ini bukan yang pertama, tapi tetap jadi kabar baik di tengah hiruk-pikuk isu pangan.
Menteri Pertanian Amran Sulaiman sendiri yang melepas ekspor itu di Jakarta Selatan, Selasa lalu. Menurutnya, enam kontainer berisi telur tersebut punya nilai cukup fantastis, mencapai Rp3,3 miliar.
"Ini sinyal ke dunia bahwa cadangan pangan kita sebenarnya melimpah," ujar Amran.
Dia berharap langkah ini perlahan mengikis anggapan bahwa Indonesia tak mandiri dan selalu bergantung pada impor. Ekspor, baginya, adalah bukti nyata.
"Indonesia akan menjadi lumbung pangan dunia. Untuk ayam dan telur, kita sudah swasembada. Ekspor ini menambah devisa, menciptakan lapangan kerja, dan menambah nilai tambah produk," tegasnya.
Artikel Terkait
Ekonom UOB: Daya Beli Menurun, Manufaktur Jadi Kunci Dongkrak Kelas Menengah
Menteri Pertanian Pastikan Stok Pangan Aman di Tengah Konflik Global
Prabowo Undang Jokowi dan Maruf Amin untuk Silaturahmi di Istana
AS Siap Perang Jangka Panjang dengan Iran, Operasi Gabungan Hadapi Perlawanan Sengit