Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq, resmi terjaring operasi tangkap tangan Komisi Pemberantasan Korupsi. OTT yang digelar lembaga antirasuah itu menyeret sang bupati dalam kasus dugaan korupsi pengadaan barang dan jasa di wilayahnya sendiri.
Juru bicara KPK, Budi Prasetyo, mengonfirmasi hal tersebut di hadapan awak media. Dia tampil di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, pada Selasa (3/3/2026).
"Adapun dugaan tindak pidana korupsi dalam kasus kali ini adalah berkaitan dengan pengadaan di wilayah Pemkab Pekalongan," ujar Budi.
Namun begitu, detail spesifik proyek pengadaan yang dimaksud belum dibeberkan. Menurut Budi, penyelidikan KPK justru menjangkau beberapa pengadaan sekaligus di lingkungan Pemkab. Semuanya masih ditelusuri lebih dalam.
Artikel Terkait
15 Penerbangan Timur Tengah dari Soetta Dibatalkan Pagi Ini, Tren Mulai Turun
Presiden Prabowo Undang Mantan Kepala Negara Bahas Geopolitik dan Strategi Bangsa
Gerhana Bulan Total Malam Ini, Umat Islam Dianjurkan Salat Khusuf
KP2MI Siapkan Skenario Kontingensi Lindungi Pekerja Migran di Timur Tengah