Inggris Tegaskan Komitmen Perkuat Kemitraan dengan ASEAN di Berbagai Sektor Strategis

- Kamis, 11 Juni 2026 | 02:00 WIB
Inggris Tegaskan Komitmen Perkuat Kemitraan dengan ASEAN di Berbagai Sektor Strategis

Inggris menandai lima tahun masa kemitraan sebagai mitra dialog ASEAN dengan memperkuat kolaborasi di berbagai sektor strategis, mulai dari politik, keamanan, hingga ekonomi dan sosial budaya. Komitmen tersebut disampaikan langsung oleh Duta Besar Inggris untuk ASEAN, Helen Fazey, di sela perayaan King’s Birthday Party yang digelar di Jakarta, Rabu malam.

Dalam kesempatan itu, Fazey menekankan bahwa kerja sama tidak hanya bersifat diplomatik, tetapi juga menyentuh isu-isu konkret yang berdampak langsung pada masyarakat. “Kami sedang mengerjakan transisi hijau, mendukung ASEAN dalam mengembangkan jaringan listrik ASEAN, tetapi juga di Indonesia, mengerjakan solusi berbasis alam yang membantu mencegah banjir di utara Jawa,” ujarnya.

Di bidang ekonomi, program integrasi Inggris-ASEAN difokuskan pada reformasi regulasi dan penguatan ekonomi terbuka. Fazey menjelaskan bahwa cakupan program tersebut meliputi sektor kepabeanan, perbankan, serta peningkatan layanan keuangan dan akses pembiayaan. Inggris, menurut dia, turut mendukung pembangunan infrastruktur berkelanjutan dengan berbagi keterampilan dan keahlian, serta bekerja sama dengan negara-negara ASEAN dalam implementasi perjanjian perdagangan yang diperbarui.

Sementara itu, Inggris dan ASEAN juga menjalankan dialog geoekonomi untuk membahas dampak hubungan ekonomi dan perdagangan global terhadap masyarakat, baik dari sisi politik maupun ekonomi. Dialog ini diharapkan mampu membuka peluang kerja sama baru dalam menghadapi tantangan global.

Mengenai Perjanjian Kerangka Kerja Ekonomi Digital (DEFA), Fazey menyambut baik kesepakatan yang telah dicapai ASEAN dan dijadwalkan akan dipublikasikan pada akhir tahun. “Inggris memberikan beberapa dukungan di awal proses, membantu melatih para negosiator saat mereka memasuki proses tersebut, dan kami berharap dapat mendukung ASEAN dan masing-masing negara anggota ketika mereka menerapkan perjanjian tersebut,” tambahnya.

Di sisi lain, terkait situasi di Myanmar, Fazey menegaskan bahwa Inggris terus mendukung Konsensus Lima Poin ASEAN. Ia menekankan pentingnya melihat kemajuan pada seluruh aspek konsensus, termasuk akses kemanusiaan dan proses politik yang inklusif. “Jadi, kami terus secara bilateral mengingatkan rezim di Myanmar tentang hal itu, dan saya pikir kami sangat selaras dengan ASEAN,” kata Fazey.

Perayaan King’s Birthday Party yang mengusung tema “UK celebrates Innovation and Five Years as an ASEAN Dialogue Partner” turut dihadiri sejumlah pejabat tinggi Indonesia. Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Agama Nasaruddin Umar, Wakil Menteri Luar Negeri Arif Havas Oegroseno, Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak, mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla, serta Didit Hediprasetyo tercatat hadir dalam acara tersebut.

Editor: Handoko Prasetyo

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar