Menanggapi hal itu, Kapolri pun menyampaikan amanatnya. Beliau memberikan apresiasi setinggi-tingginya. “Ini bentuk sinergi yang konkret,” ujarnya. Menurut Sigit, peran serta masyarakat seperti ini sangat vital untuk menciptakan rasa aman yang merata.
Tak cuma kata-kata. Usai pidato, dilakukan penyerahan bantuan sosial secara simbolis untuk perwakilan ojol dan buruh. Total ada 5.010 paket bansos yang disiapkan. Acara kemudian ditutup dengan sesi foto bersama yang riuh, mengabadikan momen kebersamaan itu.
Di sisi lain, tampak sejumlah pejabat tinggi ikut mendampingi Kapolri. Mulai dari Kabaintelkam Komjen Yuda Gustawan, Dankorbrimob Komjen Ramdani Hidayat, hingga Kadivhumas Irjen Johnny Eddizon Isir. Mereka hadir memberikan dukungan penuh.
Pemerintah daerah pun tak absen. Gubernur Sumsel Herman Deru hadir langsung, bersama sejumlah pimpinan Forkopimda setempat. Sebut saja Ketua DPRD Andie Dinialdie, Pangdam II/Sriwijaya Mayjen Ujang Darwis, hingga Kapolda Sumsel Irjen Sandi Nugroho. Kehadiran mereka semakin menegaskan bahwa acara ini mendapat perhatian serius dari semua pihak.
Acara yang bertajuk 'Nyago Bumi Sriwijaya Aman Bae' yang dalam bahasa lokal berarti menjaga keamanan ini terasa lebih dari sekadar seremoni. Ada nuansa gotong royong yang kental. Ribuan pasang mata yang hadir tampak serius, namun juga cair. Sebuah ikhtiar kolektif yang sederhana, tapi punya makna mendalam: keamanan bukan hanya tugas aparat, melainkan urusan kita bersama.
Artikel Terkait
Kapolri Tinjau Kesiapan Mudik Lebaran, Waspadai Cuaca Ekstrem
Trump Anggap Remeh Laporan Rusia Bantu Iran Serang Fasilitas AS
Honda Insight Kembali sebagai EV, Diproduksi di China untuk Pasar Jepang
Tim Hukum Yaqut Soroti Lima Kejanggalan Prosedur Penetapan Tersangka oleh KPK