Ratusan Guru PPPK Paruh Waktu di Tulungagung Protes Gaji Rp 350 Ribu per Bulan

- Kamis, 12 Februari 2026 | 02:30 WIB
Ratusan Guru PPPK Paruh Waktu di Tulungagung Protes Gaji Rp 350 Ribu per Bulan

Rabu lalu, suasana di depan kantor DPRD Tulungagung tampak ramai. Ratusan guru berkumpul. Mereka datang bukan untuk acara biasa, melainkan menyuarakan isi hati yang sama: gaji mereka tak lagi bisa dihidupi. Masalah guru PPPK Paruh Waktu yang digaji tak layak ini ternyata bukan cuma cerita di Tulungagung, tapi sudah merata di banyak daerah.

Melalui PGRI setempat, mereka mendatangi dewan. Tujuannya jelas: mengawal rapat dengar pendapat dengan Komisi A DPRD. Intinya soal kesejahteraan, atau lebih tepatnya, ketiadaan kesejahteraan itu sendiri.

Sekretaris PGRI Tulungagung, Suryono, yang hadir mewakili rekan-rekannya, bicara blak-blakan. "Kami di sini menyampaikan aspirasi karena penghasilan yang diterima benar-benar belum layak," katanya.

Menurutnya, tugas guru itu mulia, membangun SDM unggul. Tapi realitanya pahit.

"Di sisi lain kami berkewajiban menjalankan profesi guru, namun juga harus menghidupi keluarga," ujar Suryono.

Status Baru, Nasib Serupa: Masalah Tak Berujung

Editor: Hendra Wijaya


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar