Lantas, apa pemicu ketegangan kali ini? Semua berawal dari serangan udara Israel ke Lebanon Selatan dan pinggiran selatan Beirut, yang terjadi Senin lalu. Israel bilang, serangan itu cuma respons atas aksi Hizbullah yang lebih dulu menyerang.
Namun begitu, cerita dari kubu Hizbullah berbeda. Mereka bersikukuh bahwa serangan mereka adalah balasan. Balasan untuk tewasnya pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, dalam sebuah insiden pekan lalu yang mereka tuduh melibatkan Amerika dan Israel.
Akibatnya, situasi jadi berantai. Iran pun ikut meluncurkan serangan balasan, menyasar posisi Israel dan beberapa aset Amerika di sekitar Teluk. Kawasan yang sudah rentan ini seperti mendapat bahan bakar baru, dan semua mata kini tertuju pada langkah selanjutnya.
Artikel Terkait
Prancis Perkuat Armada di Mediterania dan Teluk Amid Ketegangan Timur Tengah
Teknologi Laser Diklaim Bantu Atasi Penggumpalan Darah dan Cegah Komplikasi
BNN dan Bea Cukai Bongkar Lab Mephedrone di Vila Mewah Bali, Dua WN Rusia Diamankan
Seluruh Warga Desa Wunut Klaten Terima THR Rp250 Ribu per Orang dari Hasil BUMDes