Suasana di perbatasan utara Israel terasa makin panas. Militer Israel baru-baru ini buka suara, menyebut semua opsi termasuk kemungkinan invasi darat ke Lebanon sedang dipertimbangkan. Ini adalah langkah tegas mereka untuk menjawab ancaman yang dinilai kian membesar dari kelompok Hizbullah.
Juru bicara militer Israel, Ephraim Defrin, dengan nada tegas menyatakan pihaknya sedang mematangkan berbagai skenario tempur.
"Kami sedang menyiapkan segala kemungkinan untuk menanggulangi serangan Hizbullah," ujarnya.
Pernyataan itu keluar tak lama setelah Kepala Staf mereka blusukan ke wilayah perbatasan dan konon sudah memberi lampu hijau untuk rencana operasi tersebut. Intinya, tujuan utama operasi militer ini adalah melumpuhkan kekuatan lawan dan menyingkirkan ancaman bagi warga Israel, terutama yang tinggal di kawasan utara.
Artikel Terkait
Dua Pemuda Terluka Parah Usai Petasan Jumbo Meledak di Pangandaran
Empat Tewas dalam Kecelakaan Maut Innova Tabrak Truk di Tol Batubara
Menteri dan Ribuan Warga Buka Puasa Bersama di Masjid Raya Baiturrahman yang Baru Ditetapkan sebagai Cagar Budaya
Gempa Magnitudo 3,8 Guncang Bulungan, Getaran Terasa hingga Tanjung Selor