MADRID – Kabar mengejutkan datang dari dunia MotoGP. Fermin Aldeguer, sang pembalap Gresini Racing, punya peluang untuk kembali balapan lebih cepat dari perkiraan. Namanya tercantum dalam daftar peserta sementara untuk seri Brasil 2026 yang digelar pada 22 Maret mendatang. Sebuah comeback yang cukup dramatis, mengingat kondisinya beberapa waktu lalu.
Bagaimana tidak, awal tahun ini Aldeguer harus menghadapi mimpi buruk. Dia mengalami kecelakaan serius saat sesi latihan pribadi di Sirkuit Aspar, Guadassuar. Tanggal 8 Januari itu, saat menggunakan sepeda jalan raya, tubuhnya terpelanting. Hasilnya? Patah tulang paha kiri bagian diafisis bagian tulang panjang yang jadi penopang antara pinggul dan lutut. Cedera yang bagi banyak pembalap bisa mengakhiri musim.
Operasi pun tak terhindarkan. Esok harinya, tim medis di Barcelona bergerak cepat memperbaiki kerusakan itu. Aldeguer kemudian menghabiskan hari-hari di rumah sakit untuk perawatan intensif, sebelum memulai perjalanan pemulihan yang panjang. Cedera ini jelas merenggut banyak hal: dia terpaksa melewatkan seluruh tes pramusim dan absen di seri pembuka di Thailand. Posisinya kala itu diisi oleh pembalap penguji Ducati, Michele Pirro.
Namun begitu, semangat pemuda 20 tahun ini rupanya tak mudah padam.
Menurut laporan yang beredar, Aldeguer sudah dijadwalkan terbang ke Autodromo Internacional Ayrton Senna di Goiania. Grand Prix Brasil ini sendiri istimewa, menjadi balapan MotoGP pertama di negara itu setelah dua puluh tahun lamanya. Tapi tentu, dia tak bisa langsung terjun ke lintasan. Ada satu halang rintang wajib yang harus dilalui.
Pada Kamis, 19 Maret 2026, dia harus menjalani pemeriksaan medis ketat di sirkuit. Dokter MotoGP, Angel Charte, yang akan memutuskan. Jika dinyatakan fit, barulah Aldeguer boleh kembali menunggangi Ducati GP25-nya mulai sesi latihan bebas di hari Jumat. Semua masih menggantung. Daftar peserta itu sendiri masih bersifat sementara dan bisa berubah hingga 24 jam sebelum lampu start padam.
Yang menarik, kecelakaan itu terjadi dalam tes privat yang dihelat oleh Marc Marquez. Cedera tulang paha seperti ini biasanya butuh waktu pemulihan empat sampai enam bulan. Tapi Aldeguer rupanya punya cara lain. Dengan program rehabilitasi intensif dan memanfaatkan teknologi pemulihan mutakhir, prosesnya berjalan lebih cepat.
Kini, delapan minggu pasca-operasi, kondisinya menunjukkan progres yang menggembirakan. Bahkan, dia rencananya akan melakukan tes dengan motor produksi tepat pekan yang sama sebelum berangkat ke Brasil. Sebuah persiapan singkat yang menegaskan kesiapannya.
Jadi, semua mata kini tertuju pada pemeriksaan medis di Goiania. Akankah kita menyaksikan comeback heroik Fermin Aldeguer? Kita tunggu saja.
Artikel Terkait
Camavinga Tegaskan Komitmen Bertahan di Real Madrid
Persijap Jepara Kalahkan Semen Padang, Papan Bawah BRI Liga 1 Makin Sengit
Moh Zaki Ubaidillah Siap Sambut Debut Tak Terduga di Piala Thomas 2026
Arsenal Dikabarkan Incar Lucas Bergvall, Bintang Muda Tottenham di Tengah Ancaman Degradasi