Polisi Bagikan 500 Porsi Bubur Ayam Gratis di CFD Bundaran HI, Warga Antre Berebut

- Minggu, 07 Juni 2026 | 11:20 WIB
Polisi Bagikan 500 Porsi Bubur Ayam Gratis di CFD Bundaran HI, Warga Antre Berebut

Ribuan warga yang memadati kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, pada Minggu pagi (7/6/2026) mendapati kejutan yang tidak biasa. Polda Metro Jaya menggelar program pembagian sarapan gratis di tengah kegiatan car free day (CFD), menyulap area dekat pos polisi menjadi pusat antrean panjang yang dipenuhi antusiasme.

Sebuah truk dapur lapangan milik Ditsamapta Polda Metro Jaya terparkir di sisi jalan, tak jauh dari pos polisi Bundaran HI. Pantauan di lokasi menunjukkan, warga berjejal mengular hingga ke badan jalan demi mendapatkan jatah makanan pagi. Beberapa di antaranya tampak langsung menyantap hidangan yang dibagikan di sekitar area tersebut, menciptakan pemandangan yang jarang terlihat pada hari bebas kendaraan bermotor biasanya.

Kabagrenmin Ditsamapta Polda Metro Jaya, AKBP Hergi Febrianto, menjelaskan bahwa menu yang disediakan adalah bubur ayam. Sebanyak 500 porsi lengkap dengan lauk tahu, tempe goreng, kerupuk, dan minuman disiapkan untuk dibagikan secara cuma-cuma kepada masyarakat.

“500 porsi hari ini. Bubur ayam plus tahu dan tempe goreng. Sama kerupuk plus minum,” ujar AKBP Hergi saat ditemui di lokasi.

Antusiasme warga ternyata melampaui perkiraan. Hergi menuturkan, pembagian sarapan tersebut habis dalam waktu kurang dari setengah jam. Bahkan, sempat terjadi sedikit kekacauan akibat warga yang saling berebut untuk mendapatkan jatah.

“Wah, sampai ngantre-ngantre nih rebutan. Baru dibuka sekitar setengah jam udah habis. Bubur, untuk bubur udah habis, tinggal gorengan sama minuman aja,” katanya.

Di balik hiruk-pikuk antrean, program ini memiliki misi yang lebih besar. Hergi menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan wujud kepedulian Polri terhadap masyarakat sekaligus upaya mendekatkan institusi kepolisian dengan warga. Ia berharap kehadiran polisi di tengah keramaian CFD dapat memperkuat rasa kebersamaan dan kepercayaan publik.

“Ya paling penting adalah mendekatkan Polri dengan masyarakat. Itu poinnya. Jadi polisi hadir di tengah-tengah masyarakat pada saat masyarakat melaksanakan kegiatan car free day,” imbuhnya.

Editor: Hendra Wijaya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar