Seluruh Warga Desa Wunut Klaten Terima THR Rp250 Ribu per Orang dari Hasil BUMDes

- Sabtu, 07 Maret 2026 | 11:30 WIB
Seluruh Warga Desa Wunut Klaten Terima THR Rp250 Ribu per Orang dari Hasil BUMDes

Suasana di Desa Wunut, Klaten, Kamis lalu benar-benar berbeda. Bukan sekadar hangat, tapi penuh tawa dan rasa syukur. Pasalnya, pemerintah desa setempat membagikan Tunjangan Hari Raya kepada seluruh warganya. Bayangkan, dari bayi yang masih digendong hingga para lansia, semuanya kebagian.

Kepala Desa Wunut, Iwan Sulistiya Setiawan, membenarkan hal itu. Menurutnya, program ini adalah wujud nyata pengelolaan dana desa yang transparan dan berpihak pada masyarakat.

“Hari ini Desa Wunut ada acara pembagian THR untuk setiap warganya. Jumlah warga yang dibagikan THR sebanyak 2.341 jiwa,”

Ungkap Iwan, seperti dikutip dari akun Instagram desa. Setiap orang menerima Rp250.000. Kalau dihitung-hitung, totalnya fantastis: hampir Rp585 juta digelontorkan untuk program satu ini.

Yang menarik, nominal tahun ini naik. Tahun lalu ‘cuma’ Rp200.000 per orang. Kenaikan itu tentu saja disambut dengan senyum lebar oleh warga. Bagi banyak keluarga, uang ini sangat membantu menyambut hari raya, bisa untuk beli kebutuhan pokok atau sekadar bikin suasana lebih meriah.

“Bahagia banget, senang banget warga bisa merasakannya,” kata seorang warga dengan semangat.

“Semua warga dapat THR dari hasil desa, hasil BUMDes. Keluarga saya dapat Rp1.000.000 karena per orang Rp250.000.”

Lalu, dari mana dana sebanyak itu berasal? Jawabannya ada pada pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang ternyata cukup jempolan. Pundi-pundi rupiah itu mengalir dari pengelolaan destinasi wisata seperti Umbul Pelem dan Umbul Gedhe, ditambah beberapa unit usaha lainnya. Hasilnya tidak masuk kantong pribadi, tapi dikembalikan langsung ke masyarakat.

Melalui unggahan di media sosial, pemerintah desa juga tak bisa menyembunyikan kebanggaannya. “Masyaallah. Bukan cuma karyawan yang dapat THR. Di Desa Wunut, seluruh warga kebagian THR! Mulai dari bayi yang baru lahir sampai kakek nenek semuanya dapat,” tulis admin Instagram @desawunutklaten.

Harapannya ke depan sederhana saja: usaha desa terus berkembang. Kalau BUMDes makin sehat, otomatis kesejahteraan warga juga bakal terdongkrak. Peristiwa di Kamis yang cerah itu mungkin hanya sebuah awal.

Editor: Novita Rachma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar