Isu pemindahan sistem rudal Patriot AS dari Korea Selatan ke Timur Tengah kini jadi perbincangan serius. Menurut laporan-laporan media yang beredar, beberapa unit pertahanan udara itu bahkan disebut-sebut sudah bersiap untuk diberangkatkan. Hal ini muncul di tengah ketegangan yang terus memanas antara Amerika dan Iran.
Menteri Luar Negeri Korea Selatan, Cho Hyun, membenarkan bahwa pembahasan memang sedang berlangsung. Pengakuannya disampaikan dalam sidang parlemen, Jumat lalu, menanggapi pertanyaan para wakil rakyat.
Namun begitu, Cho bersikap sangat hati-hati.
"Saya tidak bisa berkomentar lebih jauh soal rencana pemindahan yang mendesak itu," ujarnya, menanggapi pertanyaan apakah rudal-rudal Patriot akan segera dikirim untuk perang melawan Iran.
Dia menegaskan, sejauh ini Seoul belum menerima permintaan bantuan militer resmi apa pun dari Washington. Posisi pemerintah Korsel tampaknya masih menunggu dan melihat.
Artikel Terkait
Menteri Luar Negeri Iran Tantang AS dan Israel: Kami Justru Menunggu Kedatangan Mereka
Liverpool Lolos ke Perempat Final Piala FA Usai Balas Dendam ke Wolverhampton
Tiga Pasukan Perdamaian PBB Terluka dalam Serangan ke Pangkalan UNIFIL di Lebanon Selatan
Richard Lee Ditahan Polisi Usai Bolos Pemeriksaan dan Live TikTok