Liverpool Lolos ke Perempat Final Piala FA Usai Balas Dendam ke Wolverhampton

- Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:30 WIB
Liverpool Lolos ke Perempat Final Piala FA Usai Balas Dendam ke Wolverhampton

Molineux akhirnya melihat Liverpool bangkit. Setelah ditekuk Wolverhampton di Liga Inggris beberapa hari lalu, The Reds membalas dengan kemenangan meyakinkan 1-3 di ajang Piala FA, Sabtu dini hari tadi. Kemenangan ini sekaligus meloloskan mereka ke babak perempat final turnamen legendaris tersebut.

Nuansa balas dendam terasa sejak kick-off. Liverpool langsung menekan. Rio Ngumoha nyaris membuka keunggulan lebih awal, tapi sepakan kerasnya masih bisa dihalau kiper Sam Johnstone.

Wolves bertahan cukup rapat. Bahkan peluang Ryan Gravenberch jelang turun minum pun kembali ditepis Johnstone. Babak pertama berakhir tanpa gol, situasi yang mungkin bikin para pendukung Liverpool sedikit cemas.

Namun begitu, kebuntuan pecah tak lama setelah babak kedua dimulai.

Andy Robertson, sang bek kiri, jadi pahlawan awal. Usai umpan dari Curtis Jones, Robertson melepaskan tendangan kaki kiri yang melesat dari luar kotak penalti. Johnstone kali ini tak berkutik. Skor 1-0 untuk Liverpool di menit ke-51.

Dua menit berselang, Mohamed Salah menggandakan keunggulan. Ia menyelesaikan umpan tarik akurat Robertson dengan sempurna. Gol sempat diperiksa VAR, tapi dinyatakan sah. 2-0.

Semangat Liverpool benar-benar tak terbendung. Curtis Jones kemudian memamerkan aksi individu gemilangnya di menit ke-74. Ia meliuk melewati beberapa pemain Wolves sebelum melepaskan tembakan ke sudut jauh gawang. Johnstone lagi-lagi cuma bisa menatap. 3-0, dan pertandingan praktis sudah ditentukan.

Di sisi lain, Wolves baru bisa membalas di masa injury time. Hwang Hee-chan mencetak gol hiburan setelah memanfaatkan umpan panjang kipernya sendiri. Skor akhir 1-3.

Bagi Liverpool, ini lebih dari sekadar tiket ke perempat final. Ini adalah pernyataan, sebuah revans manis yang mereka dapatkan di stadion yang sama tempat mereka tumbang sebelumnya. Perjalanan di Piala FA terus berlanjut.

(RIZ)

Editor: Melati Kusuma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar