Tanggal 4 Maret ternyata menyimpan catatan panjang. Bukan sekadar hari biasa, melainkan tanggal yang menjadi saksi peralihan kekuasaan, peperangan, dan akhir dari riwayat seorang legenda. Peristiwa-peristiwa itu terjadi di tempat yang berjauhan, dari jantung Eropa hingga ke tanah Nusantara, membentuk mozaik sejarah yang menarik untuk ditelusuri.
Mari kita mulai dari Jerman. Di Frankfurt, tepatnya pada 4 Maret 1152, Frederick I terpilih sebagai Raja. Pria yang nantinya dikenal sebagai Kaisar Romawi Suci ini kemudian dimahkotai di Aachen beberapa hari setelahnya. Karir politiknya terus menanjak. Tiga tahun kemudian, ia juga dinobatkan sebagai Raja Italia oleh Paus Adrianus.
Yang menarik, gelar "suci" untuk kekaisarannya baru muncul dalam dokumen resmi sekitar tahun 1157. Ia juga mendapat mahkota lain sebagai Raja Burgundia di tahun 1178. Julukan "Barbarossa" yang artinya "janggut merah" dalam bahasa Italia ternyata justru diberikan oleh musuh-musuhnya di Italia utara, tempat ia sering melakukan ekspansi militer.
Sementara di belahan dunia lain, dunia Islam berduka. Pada tanggal yang sama, 4 Maret 1193, Salahuddin Ayyubi menghembuskan napas terakhirnya di Damaskus.
Tokoh yang di Barat disebut Saladin ini bukan cuma jenderal brilian. Ia adalah pendiri Dinasti Ayyubiyah yang wilayah kekuasaannya membentang dari Mesir hingga Hijaz. Namanya harum baik di kalangan Muslim maupun Kristen, terutama karena sikap kesatria dan kemurahan hatinya saat berhadapan dengan lawan. Di luar medan perang, ternyata ia juga seorang ulama. Konon, ia pernah memberikan catatan dan penjelasan mendalam untuk sebuah kitab hadis karya Imam Abu Dawud.
Artikel Terkait
DPR Minta Pemerintah Antisipasi Nasib 58.000 Jamaah Umrah di Tengah Konflik Timur Tengah
Mantan Menlu Hassan Wirajuda Soroti Syarat Kunci Mediasi Indonesia di Konflik Iran-AS
Hakim PN Kraksaan Dipecat Tetap karena Menelantarkan Keluarga dan Memalsukan Data
Penutupan Selat Hormuz oleh Iran Ancam Stabilitas Harga Energi dan Pangan Indonesia