4 Maret dalam Catatan Sejarah: Dari Penobatan Frederick I hingga Berdirinya Batavia

- Rabu, 04 Maret 2026 | 06:30 WIB
4 Maret dalam Catatan Sejarah: Dari Penobatan Frederick I hingga Berdirinya Batavia

Tanggal 4 Maret ternyata menyimpan catatan panjang. Bukan sekadar hari biasa, melainkan tanggal yang menjadi saksi peralihan kekuasaan, peperangan, dan akhir dari riwayat seorang legenda. Peristiwa-peristiwa itu terjadi di tempat yang berjauhan, dari jantung Eropa hingga ke tanah Nusantara, membentuk mozaik sejarah yang menarik untuk ditelusuri.

Mari kita mulai dari Jerman. Di Frankfurt, tepatnya pada 4 Maret 1152, Frederick I terpilih sebagai Raja. Pria yang nantinya dikenal sebagai Kaisar Romawi Suci ini kemudian dimahkotai di Aachen beberapa hari setelahnya. Karir politiknya terus menanjak. Tiga tahun kemudian, ia juga dinobatkan sebagai Raja Italia oleh Paus Adrianus.

Yang menarik, gelar "suci" untuk kekaisarannya baru muncul dalam dokumen resmi sekitar tahun 1157. Ia juga mendapat mahkota lain sebagai Raja Burgundia di tahun 1178. Julukan "Barbarossa" yang artinya "janggut merah" dalam bahasa Italia ternyata justru diberikan oleh musuh-musuhnya di Italia utara, tempat ia sering melakukan ekspansi militer.

Sementara di belahan dunia lain, dunia Islam berduka. Pada tanggal yang sama, 4 Maret 1193, Salahuddin Ayyubi menghembuskan napas terakhirnya di Damaskus.

Tokoh yang di Barat disebut Saladin ini bukan cuma jenderal brilian. Ia adalah pendiri Dinasti Ayyubiyah yang wilayah kekuasaannya membentang dari Mesir hingga Hijaz. Namanya harum baik di kalangan Muslim maupun Kristen, terutama karena sikap kesatria dan kemurahan hatinya saat berhadapan dengan lawan. Di luar medan perang, ternyata ia juga seorang ulama. Konon, ia pernah memberikan catatan dan penjelasan mendalam untuk sebuah kitab hadis karya Imam Abu Dawud.

Editor: Agus Setiawan


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar