Lalu, bagaimana dengan Nusantara? Ternyata, tanggal ini juga punya arti penting. Bayangkan, pada 4 Maret 1621, pemerintah Kota Batavia secara resmi dibentuk. Kota ini dibangun di atas reruntuhan pelabuhan Jayakarta yang direbut dari Kesultanan Banten.
Perkembangannya cepat sekali. Dalam waktu kurang dari sepuluh tahun, wilayahnya sudah meluas tiga kali lipat. Pembangunannya sendiri baru benar-benar tuntas sekitar tahun 1650. Kota yang dikelilingi tembok dan parit ini menjadi pusat kendali VOC untuk mengatur perdagangan dan politik di wilayah jajahan. Nama Batavia bertahan lama, baru hilang tahun 1942 saat Jepang masuk dan menggantinya dengan Jakarta. Meski begitu, warisan budayanya tetap hidup lewat sebutan "Betawi" untuk masyarakat asli ibukota.
Di sisi lain, lautan Eropa juga tak tenang. Raja Inggris Charles II, pada 4 Maret 1665, secara resmi menyatakan perang terhadap Belanda. Inilah yang memicu Perang Inggris-Belanda Kedua.
Perang ini intinya soal persaingan dagang. Inggris ingin menggeser dominasi Belanda di lautan dunia. Pertempuran-pertempuran sengit pun terjadi. Namun begitu, setelah berjuang lebih dari dua tahun, Belanda justru keluar sebagai pemenang. Kekalahan ini meninggalkan rasa tidak puas di pihak Inggris, yang kemudian berkontribusi pada ketegangan dan konflik-konflik Eropa di masa setelahnya.
Artikel Terkait
DPR Minta Pemerintah Antisipasi Nasib 58.000 Jamaah Umrah di Tengah Konflik Timur Tengah
Mantan Menlu Hassan Wirajuda Soroti Syarat Kunci Mediasi Indonesia di Konflik Iran-AS
Hakim PN Kraksaan Dipecat Tetap karena Menelantarkan Keluarga dan Memalsukan Data
Penutupan Selat Hormuz oleh Iran Ancam Stabilitas Harga Energi dan Pangan Indonesia