Menkumham Yusril Prihatin dan Sesalkan Penganiayaan Siswa Tual oleh Oknum Brimob

- Senin, 23 Februari 2026 | 12:30 WIB
Menkumham Yusril Prihatin dan Sesalkan Penganiayaan Siswa Tual oleh Oknum Brimob

Di tengah kecamannya, Yusril memberikan apresiasi atas respons cepat Polda Maluku dan Mabes Polri. Langkah seperti penyampaian permohonan maaf dan penahanan serta penetapan tersangka terhadap Bripka MS dinilainya sebagai sikap baru yang lebih rendah hati dan responsif.

Menurutnya, respons ini menunjukkan adanya perubahan paradigma dalam tubuh Polri. Yusril juga menyebut bahwa Komite Percepatan Reformasi Polri terus bekerja memperbaiki citra dan kinerja kepolisian, dengan fokus pada aspek rekrutmen, pendidikan, hingga pengawasan.

"Komite kini tinggal memfinalisasi laporan akhir pokok-pokok pikiran reformasi Polri untuk disampaikan kepada Presiden," kata Yusril.

Kemarahan dan Perintah Kapolri

Sebelum pernyataan Yusril, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo telah menyatakan kemarahannya atas insiden memilukan ini. Kapolri menilai perbuatan oknum tersebut telah mencoreng martabat institusi Brimob yang tugas utamanya adalah melindungi masyarakat.

"Sama seperti apa yang dirasakan keluarga korban dan masyarakat, saya marah mendengar peristiwa ini terjadi. Ini jelas-jelas menodai marwah institusi Brimob yang harusnya melindungi masyarakat," tutur Jenderal Sigit.

Kapolri juga telah menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga korban. Lebih dari itu, ia telah menginstruksikan penyelidikan yang tuntas untuk memastikan keadilan ditegakkan.

"Saya sudah perintahkan agar kasus diusut tuntas dan memastikan hukuman setimpal bagi pelaku dan menegakkan keadilan bagi keluarga korban," pungkasnya.

Editor: Lia Putri


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar