Di sisi lain, keterangan terpisah datang dari Kasubdit Gakkum Ditlantas, AKBP Ojo Ruslani. Ia mengungkapkan, salah satu bus yang dikemudikan oleh A itu memang dalam kondisi sangat penuh. Waktunya bertepatan dengan jam sibuk orang-orang berangkat kerja.
"Luka 23 orang dialami penumpang dari Cipulir ke Kebayoran, posisi penuh karena mau berangkat kerja," ujar Ojo.
Kini, selain proses evakuasi dan perawatan, penyelidikan pun mulai digelar. Titik tabrakan yang berada di jalur tinggi itu menyisakan tanya: apa yang sebenarnya terjadi di balik kemudi kedua bus besar itu pagi tadi?
Artikel Terkait
Wamendagri: Dai dan Ulama Diharapkan Jadi Penggerak Sosial di Wilayah Perbatasan
BPK Mulai Audit LKPD Bangka Belitung, Fokus pada Belanja Barang dan Proyek
Kejagung Tetapkan 7 Tersangka Korupsi Petral, Diduga Picu Kenaikan Harga BBM
Persib Waspadai Bali United yang Berangkat dengan Moral Tinggi ke GBLA