ASEAN Foundation dan Polda Jateng Kolaborasi Gelar Pelatihan AI untuk Ribuan Warga

- Senin, 23 Februari 2026 | 02:20 WIB
ASEAN Foundation dan Polda Jateng Kolaborasi Gelar Pelatihan AI untuk Ribuan Warga

“Tapi manfaat itu hanya optimal jika diiringi literasi dan pemahaman yang memadai. Melalui Program AI Ready ASEAN, kami berupaya membekali masyarakat dengan keterampilan dan pemahaman etis,” lanjutnya.

Programnya sendiri akan berjalan mulai Februari hingga April 2026. Rangkaian kegiatannya cukup padat: ada pelatihan mendalam (In-depth Training AI), kampanye penyadaran, dan juga Training of Trainers. Wilayah sasarannya tersebar di seantero Jawa Tengah.

Dari sisi kepolisian, komitmennya ditegaskan oleh perwakilan Kapolda Jateng, Kabiro Ops Polda Jateng Basya Radyananda. Ia menekankan bahwa MoU ini bukan sekadar formalitas belaka, melainkan komitmen moral.

“Kami percaya niat baik yang dipandu tata kelola rapi, koordinasi kuat, serta evaluasi jujur akan berbuah dampak besar,” katanya.

“Mari jadikan kerja sama ini contoh bahwa keamanan, pendidikan, dan teknologi bisa berjalan beriringan. Tujuannya membangun masyarakat Jateng yang cerdas dan tangguh di ruang digital,” pungkas Basya.

Secara teknis, pelatihan mendalam ditargetkan menjangkau sekitar 8.000 peserta dari kalangan pemuda dan orang tua. Mereka akan berasal dari enam karesidenan: Semarang, Pati, Pekalongan, Banyumas, Kedu, dan Surakarta.

Sementara untuk kampanye penyadarannya, targetnya lebih ambisius lagi: lebih dari 140.000 penerima manfaat. Siswa, mahasiswa, hingga masyarakat umum diharapkan bisa tersentuh oleh program ini.

Acara penandatanganan itu juga dihadiri sejumlah pejabat lain. Tampak hadir Kabid Hukum Polda Jateng Jansen Sitohang, perwakilan ASEAN Foundation Anthoni Octaviano, dan Ketua Presidium Mafindo Septiaji Eko Nugroho.

Editor: Dewi Ramadhani


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar