Jokowi Sampaikan Simpati dan Dukungan untuk Iran dalam Pertemuan dengan Dubes di Solo

- Rabu, 01 April 2026 | 18:00 WIB
Jokowi Sampaikan Simpati dan Dukungan untuk Iran dalam Pertemuan dengan Dubes di Solo

Jokowi Terima Dubes Iran di Solo, Sampaikan Simpati Atas Situasi Konflik

Rabu siang (1/4/2026) di Solo, suasana di kediaman Presiden Joko Widodo terlihat berbeda. Ia menerima tamu istimewa, Duta Besar Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi. Pertemuan ini, yang digelar di tengah situasi memanas di Timur Tengah, membahas secara khusus kondisi terkini yang dihadapi oleh Republik Islam Iran.

Jokowi tak ragu menyampaikan rasa simpatinya. Dengan nada serius, ia mengungkapkan keprihatinan mendalam kepada seluruh rakyat Iran yang sedang berjuang menghadapi konflik. Dukungan pun ia sampaikan, khususnya untuk keteguhan Iran dalam menjaga kedaulatan negaranya di tengah tekanan.

"Bapak Joko Widodo menyampaikan rasa simpati kepada rakyat Iran, serta menyatakan dukungan dirinya dan rakyat Indonesia terhadap keteguhan dan perlawanan pemerintah dan rakyat Iran dalam mempertahankan kedaulatan nasional, keutuhan wilayah, dan keamanan negara mereka,"

Begitu bunyi pernyataan yang diunggah oleh akun Instagram Kedutaan Iran, @iraninindonesia. Selain simpati, harapan juga disampaikan. Jokowi berharap keadaan di sana lekas membaik, dan rakyat Iran diberikan kesehatan serta kesejahteraan meski situasi sulit melanda.

Pembicaraan mereka ternyata cukup luas. Tak cuma soal simpati, Jokowi dan Dubes Boroujerdi juga bertukar pandangan soal dinamika kawasan. Mereka mengupas dampak konflik yang terjadi, yang ternyata tidak sederhana. Aspek kemanusiaan dan ekonomi ikut menjadi bahan diskusi yang alot.

Di sini, Jokowi menekankan satu hal: stabilitas kawasan adalah kunci. Tanpa itu, dampak konflik bisa merembet kemana-mana. Ia punya harapan besar agar perdamaian dan ketenangan bisa kembali menghampiri, bukan cuma untuk Iran, tapi juga untuk wilayah sekitarnya.

Lalu, bagaimana kondisi sebenarnya di lapangan? Dubes Boroujerdi memberikan laporan yang cukup komprehensif. Ia memaparkan adanya serangan-serangan yang menyasar kawasan sipil. Infrastruktur vital dan fasilitas ekonomi Iran pun tak luput dari target.

Yang paling mencemaskan tentu dampak kemanusiaannya. Boroujerdi menyatakan keprihatinan yang mendalam atas hal ini. Menurut penilaiannya, situasi yang ada sekarang ini butuh perhatian serius dari komunitas internasional. Tidak bisa dibiarkan begitu saja.

Dalam dialog itu, sang Duta Besar juga menegaskan prinsipnya. Rakyat Iran, katanya, punya hak yang sah untuk membela diri. Semuanya sesuai dengan koridor hukum internasional yang berlaku. Poin ini menjadi bagian penting yang mengemuka dalam pembahasan mereka berdua.

Pertemuan yang berlangsung di Solo itu akhirnya ditutup dengan penegasan komitmen. Indonesia dan Iran sepakat untuk terus merawat hubungan bilateral yang sudah lama terjalin. Kerja sama akan diperkuat, hubungan antar masyarakat pun akan diperluas.

Pada intinya, lewat pertemuan ini Indonesia kembali menegaskan posisinya. Sebuah posisi yang konsisten mendorong perdamaian global, termasuk dalam menyikapi konflik memilukan yang sedang terjadi di Iran.

Editor: Dewi Ramadhani

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar