Lima bank terbesar Amerika Serikat melaporkan lonjakan laba bersih yang signifikan pada kuartal II-2026. JPMorgan Chase, Bank of America, Goldman Sachs, Wells Fargo, dan Citigroup kompak mencatat pertumbuhan dua digit, didorong oleh investasi bisnis yang kuat dan belanja modal terkait kecerdasan buatan.
JPMorgan Chase memimpin dengan laba bersih USD21,2 miliar, naik 41 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Pendapatan bank ini meningkat 28 persen menjadi USD57,3 miliar, sementara laba per saham naik menjadi USD7,70 dari USD5,24. CEO Jamie Dimon menyebut ekonomi AS menunjukkan ketahanan luar biasa, didukung oleh lapangan kerja yang solid dan regulasi yang lebih efisien. Meski demikian, ia memperingatkan risiko dari ketegangan geopolitik, inflasi yang terus-menerus, dan defisit fiskal global yang besar.
Bank of America mencatat laba bersih USD9,1 miliar, naik 27 persen, dengan pendapatan USD31,6 miliar. Laba per saham meningkat menjadi USD1,21 dari 90 sen. Goldman Sachs mencatat pertumbuhan terkuat: laba bersih melonjak 78 persen menjadi USD6,6 miliar, pendapatan naik 39 persen menjadi USD20,3 miliar, dan laba per saham hampir berlipat ganda menjadi USD20,98.
Wells Fargo membukukan laba bersih USD6,4 miliar, naik 17 persen, dengan pendapatan USD22,6 miliar. Laba per saham naik menjadi USD2 dari USD1,60. Citigroup melaporkan laba bersih USD5,8 miliar, meningkat 45 persen, dan pendapatan USD24,8 miliar. Laba per sahamnya naik menjadi USD3,15 dari USD1,96.
Artikel Terkait
BTN Catat Laba Bersih Rp2,4 Triliun di Semester I 2026, Tumbuh 40,8 Persen
Laba BSI Tembus Rp 3,39 Triliun hingga Mei 2026, Didorong Dana Murah dan Bank Emas
WMPP Balik Laba Rp130 Miliar di Kuartal I-2026, Ditopang Efisiensi dan Permintaan Protein
Laba BEI Tembus Rekor Rp1,07 Triliun di 2025, Melonjak 59 Persen