Serangan Israel di sejumlah titik di Gaza pada Sabtu (18/7) menewaskan 10 orang, termasuk tiga anak dan orang tua mereka, menurut pertahanan sipil dan rumah sakit setempat. Gencatan senjata antara Israel dan Hamas memang masih berlaku, namun kekerasan belum sepenuhnya berhenti, sementara upaya mencapai kesepakatan damai yang langgeng mandek.
Satu keluarga beranggotakan lima orang tiga anak dan kedua orang tuanya tewas ketika sebuah rudal menghantam apartemen mereka di barat laut Kota Gaza. Badan pertahanan sipil yang beroperasi di bawah Hamas menyatakan hanya seorang anak yang selamat karena tidak berada di rumah saat kejadian. "Satu-satunya anggota keluarga yang selamat adalah seorang anak, yang tidak berada di dalam rumah pada saat serangan terjadi," kata juru bicara badan tersebut, Mahmoud Bassal. Rumah sakit Al-Shifa mengonfirmasi telah menerima lima jenazah itu.
Juru bicara militer Israel mengatakan serangan di Kota Gaza itu menargetkan seorang anggota Hamas dan pihaknya masih mengevaluasi hasilnya.
Serangan Tanpa Peringatan
Warga Gaza, Mousa Al-Aimawi, menyaksikan sendiri kejadian itu. "Tiba-tiba ada rudal yang menghantam gedung. Tidak ada yang tahu, tidak ada peringatan, tidak ada apa pun," katanya. Ia menambahkan, "Mereka menyerang tanpa mempedulikan bahwa ada warga sipil, anak-anak, perempuan, dan gadis-gadis."
Mohammed Kali, yang tinggal di gedung yang sama, melihat mayat-mayat berserakan. "Ada mayat-mayat berserakan di tanah, perempuan dan anak-anak tewas, dan orang tua juga," ujarnya. Rekanan AFP melaporkan fasad bangunan hancur dan tim penyelamat mengevakuasi korban luka. Saksi mata lain terlihat meraba puing-puing beton dan logam untuk mencari barang yang bisa diselamatkan.
Tiga orang lainnya tewas ketika serangan udara Israel menghantam sekelompok warga sipil di lingkungan Zeitoun, Kota Gaza. Rumah sakit Al-Shifa kembali mengonfirmasi penerimaan tiga jenazah. Dua orang lagi dilaporkan tewas di lokasi lain akibat serangan Israel, menurut pejabat kesehatan. Militer Israel belum memberikan komentar langsung atas insiden-insiden tersebut.
Artikel Terkait
Pergeseran Bersejarah di Kongres AS: 104 Anggota Usulkan Pemotongan Bantuan ke Israel
Israel Klaim Tewaskan Komandan Hamas di Gaza Selatan
Parlemen Israel Bubar, Netanyahu Hadapi Pemilu di Tengah Tekanan
Drone Israel Bombardir Prosesi Pemakaman di Gaza, 7 Tewas