Pasukan Israel kembali melancarkan serangan brutal di Gaza, Jumat (17/7/2026), dengan mengebom kerumunan warga yang sedang menghadiri prosesi pemakaman. Akibatnya, sedikitnya tujuh orang tewas dan 19 lainnya luka-luka.
Serangan drone tersebut terjadi di area dekat Pasar Al Balata, saat para pelayat berkumpul di luar Masjid Ahmad Yassin untuk mengikuti prosesi pemakaman seorang warga yang sebelumnya tewas akibat serangan Israel di kamp pengungsi Nuseirat. Rumah Sakit Al Awda di Nuseirat mengonfirmasi telah menerima tujuh jenazah dan 19 korban luka.
Saksi mata mengatakan kepada Anadolu bahwa drone Israel menargetkan warga sipil yang sedang bersiap mengikuti prosesi. Video yang beredar di media sosial memperlihatkan sejumlah jenazah dan korban luka tergeletak di tanah.
Serangan ini menjadi bukti terbaru dari pelanggaran gencatan senjata yang dilakukan Israel sejak kesepakatan diberlakukan pada 10 Oktober 2025.
Artikel Terkait
Serangan Israel Tewaskan 12 Warga Palestina di Gaza, Hamas Kutuk Pembantaian Pelayat
Serangan Udara Israel di Gaza Tewaskan Delapan Warga Sipil
Kampanye Pro-Israel Gagal Bendung Erosi Dukungan di Kalangan Konservatif Muda AS
Wapres AS JD Vance Tuding Ada Pihak di Israel Manipulasi Opini Publik AS Gagalkan Kesepakatan dengan Iran