Duka di Ponorogo: Dua Bocah Tewas Tenggelam di Kolam Bekas Galian
Suasana haru dan tangis histeris menyelimuti sebuah rumah duka di Desa Madusari, Kecamatan Siman, Ponorogo, Rabu (8/4) sore. Dua bocah lelaki, Arfan (6) dan Aska (6,5), harus meregang nyawa setelah ditemukan tak bernyawa di sebuah kolam bekas galian. Kolam itu sendiri letaknya tak jauh dari rumah mereka.
Menurut informasi yang berhasil dihimpun, sore yang seharusnya biasa saja itu berubah jadi petaka. Sebelum kejadian, Arfan dan Aska terlihat mengikuti kegiatan mengaji di Taman Pendidikan Alquran (TPA) setempat. Puluhan anak lain juga hadir.
Nah, saat waktu istirahat tiba, mereka berdua bersama seorang teman kecilnya memilih untuk bermain. Tanpa diduga, langkah mereka mengarah ke tepi kolam bekas galian yang kedalamannya disebut-sebut lebih dari satu meter. Rupanya, ada ikan di dalam kolam itu yang menarik perhatian mereka.
“Dugaannya karena kolam itu ada ikan, anak ini kemudian mau main ikan, kemungkinan masuk ke kolam dan tidak bisa berenang. Temannya juga mau membantu namun tak bisa berenang,”
kata Kapolsek Siman, AKP Nanang Budianto, menjelaskan dugaan sementara.
Teman yang menyaksikan kejadian itu panik. Dia berusaha menolong, tapi apa daya, dia pun tak bisa berenang. Dengan ketakutan, anak itu berlari mencari bantuan warga.
Warga yang mendengar teriakan minta tolong langsung bergegas. Pencarian dilakukan. Hasilnya memilukan. Kedua bocah itu ditemukan dalam kondisi tenggelam. Satu dari mereka sempat masih menunjukkan tanda-tanda bernapas, sayangnya nyawanya tak tertolong. Dia menghembuskan napas terakhir dalam perjalanan menuju rumah sakit.
“Total dua korban dengan usia 6,5 tahun,”
tambah AKP Nanang Budianto.
Keluarga korban pun hancur. Histeris. Tangis pecah saat jenazah kedua bocah malang itu tiba di rumah. Setelah proses visum selesai, jenazah diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan. Kolam yang seharusnya tak berbahaya itu, telah merenggut dua nyawa polos yang baru saja belajar mengaji.
Artikel Terkait
Penembakan di Kampus Universitas Iowa, Sejumlah Korban Dievakuasi
Dua Pelaku Penikaman Ketua Golkar Maluku Tenggara Ditangkap Dua Jam Setelah Kejadian
Delegasi Jepang Apresiasi Program Keterampilan untuk Bekal Narapidana di Bapas Jakarta Barat
Uya Kuya Laporkan Akun Penyebar Hoaks Tuduhan Punya 750 Dapur MBG ke Polda