Penyusup Bersenjata Tewas Ditembak Petugas Usai Terobos Kompleks Mar-a-Lago

- Minggu, 22 Februari 2026 | 22:45 WIB
Penyusup Bersenjata Tewas Ditembak Petugas Usai Terobos Kompleks Mar-a-Lago

Namun, peringatan itu tidak diindahkan. Alih-alih menuruti perintah, pria itu justru meletakkan jerigen dan kemudian mengangkat senapannya, mengambil posisi siap menembak.

"Saat itu dia meletakkan jerigen bensin, mengangkat senapan ke posisi menembak," tutur Bradshaw. Menghadapi ancaman langsung yang nyata, seorang deputi dan dua agen Secret Service tidak memiliki pilihan lain kecuali membalas tembakan untuk menetralisir ancaman. Pria itu pun tumbang di tempat.

Respons Resmi dan Investigasi Berlanjut

Secret Service, melalui juru bicaranya Anthony Guglielmi, telah mengkonfirmasi inti dari insiden ini. Guglielmi menegaskan bahwa tindakan pria tersebut merupakan pelanggaran hukum terhadap perimeter keamanan yang dijaga ketat.

"Memasuki perimeter keamanan di Mar-a-Lago secara ilegal pagi ini," ungkap Guglielmi dalam sebuah pernyataan resmi.

Badan tersebut juga menekankan bahwa tidak ada satupun petugas atau orang yang dilindungi yang menjadi korban dalam insiden ini. Fokus kini beralih ke penyelidikan mendalam. Para penyidik sedang bekerja untuk mengidentifikasi pelaku secara pasti serta mengungkap motif di balik aksi nekatnya menerobos salah satu lokasi dengan pengamanan paling ketat di Amerika Serikat itu. Proses standar peninjauan internal terhadap penggunaan senjata api oleh petugas juga kemungkinan akan dijalankan.

Editor: Melati Kusuma


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar