Suasana malam di Gili Trawangan tiba-tiba ricuh. Seorang wanita turis asal Selandia Baru, berinisial ML, membuat keonaran di sebuah musala. Pemicunya? Dia protes keras soal pengeras suara yang digunakan untuk tadarusan. Aksi ngamuknya itu terekam jelas dan langsung menyebar seperti virus di media sosial.
Kejadiannya Rabu malam lalu. Dalam video yang beredar, ML terlihat emosi, merusak mikrofon, bahkan merampas ponsel warga yang sedang merekamnya. Situasi sudah cukup buruk, tapi ternyata belum berakhir.
Menurut sejumlah saksi, sekitar pukul setengah satu dini hari, warga mendatangi vila tempat ML menginap. Tujuannya sederhana: meminta kembali ponsel yang diambil. Tapi yang terjadi justru lebih mencemaskan.
Kepala Dusun Gili Trawangan, Muhammad Husni, menceritakan detilnya. "Kita minta stafnya buat gedor, akhirnya setelah 10 menit baru dia keluar," ujarnya.
Artikel Terkait
Gangguan Listrik PLN Sempat Lumpuhkan Layanan MRT Jakarta
Pemkab Serang Pindahkan Rekening Kas Daerah ke Bank Banten
Rano Karno Siap Pindah Kantor ke Kota Tua untuk Awasi Revitalisasi
Sekda Pekalongan Diperiksa Kembali, KPK Perkuat Kasus Bupati Fadia Arafiq