Suara ledakan keras kembali membelah langit Kyiv sebelum fajar. Kali ini, rudal balistik menjadi penyebabnya. Serangan ini datang di tengah-tiba, hanya selang dua hari sebelum rakyat Ukraina memperingati tahun keempat invasi Rusia yang pahit.
Menurut laporan di lapangan, rentetan ledakan mulai menggema sekitar pukul empat pagi waktu setempat. Sirine peringatan serangan udara baru saja berhenti berdering ketika suasana tiba-tiba berubah mencekam.
Kepala administrasi militer Kyiv, Tymur Tkachenko, dengan cepat mengkonfirmasi serangan itu lewat Telegram.
Dia juga menyebutkan serangan itu memicu kebakaran di atap sebuah gedung tempat tinggal. Api menjilat-jilat di kegelapan dini hari, menambah suasana chaos.
Tak lama setelah kejadian di Kyiv, ancaman itu ternyata meluas. Angkatan udara Ukraina langsung memperluas peringatan ke seluruh negeri. Bukan cuma itu, kewaspadaan juga ditingkatkan di sepanjang perbatasan barat, mendekati negara-negara sekutu NATO.
Artikel Terkait
Prabowo Serukan Optimisme di Peresmian Pabrik Kendaraan Listrik Magelang
KPK Periksa Dua Saksi Kasus Korupsi Restitusi Pajak Kalsel
Sampah Meluber di TPS 3R Pulogebang, Warga Khawatirkan Ancaman Penyakit
KPK Periksa Empat Saksi Kasus Pemerasan RPTKA di Malang