Indonesia Siap Kirim 8.000 Personel untuk Misi Perdamaian ISF

- Sabtu, 21 Februari 2026 | 11:15 WIB
Indonesia Siap Kirim 8.000 Personel untuk Misi Perdamaian ISF

MURIANETWORK.COM - Pemerintah Indonesia mengonfirmasi rencana pengiriman kontingen perdamaian dalam jumlah signifikan ke International Stabilization Force (ISF). Menteri Luar Negeri Sugiono menyatakan komitmen tersebut di Washington D.C., Amerika Serikat, Jumat (20/2/2026), menegaskan kontribusi Indonesia untuk stabilitas global dan misi kemanusiaan. Pasukan Indonesia akan beroperasi dengan mandat perlindungan sipil yang jelas dan batasan nasional yang ketat.

Komitmen Hingga 8.000 Personel untuk Misi Global

Dalam paparannya kepada para wartawan, Menlu Sugiono menguraikan bahwa Indonesia siap mengirimkan sekitar 8.000 personel militer. Jumlah tersebut merupakan bagian dari kekuatan gabungan ISF yang diproyeksikan mencapai 20.000 personel dari berbagai negara. Pengiriman akan dilakukan secara bertahap, mengikuti pembagian sektor operasi yang telah dirancang oleh badan perdamaian internasional.

“Kemarin juga kita sudah mendengarkan Bapak Presiden berbicara. Indonesia berkomitmen untuk mengirimkan pasukan. Beliau sampaikan kemarin 8.000 atau bahkan lebih karena berdasarkan dari rencana komprehensif yang dipaparkan oleh board of peace kemarin, akan ada beberapa region atau beberapa sektor yang secara bertahap nanti akan dilakukan upaya-upaya menjaga perdamaian dan partisipasi ISF ini sendiri,” jelas Sugiono.

Mandat Jelas dan Batasan Nasional yang Tegas

Lebih jauh, Sugiono menekankan bahwa partisipasi Indonesia murni didasari mandat internasional untuk menjaga perdamaian, bukan oleh kepentingan diplomatik dengan negara tertentu. Pemerintah telah menyampaikan 'national caveats' atau batasan operasional yang tidak bisa ditawar.

“Ini adalah pasukan yang ditugaskan untuk yang mendapatkan mandat untuk menjaga perdamaian, terdiri dari berbagai unsur yang tugasnya intinya adalah menjaga situasi. Nah saya kira saya juga perlu menjelaskan karena ini juga perlu disampaikan bahwa petunjuk pelaksanaan daripada mandat ISF ini mengizinkan negara-negara yang berpartisipasi untuk memberikan atau menyumbangkan pasukannya di ISF,” tegasnya.

Editor: Novita Rachma


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar