Trump Sebut Penangkapan Pangeran Andrew sebagai Aksi yang Memalukan

- Jumat, 20 Februari 2026 | 06:35 WIB
Trump Sebut Penangkapan Pangeran Andrew sebagai Aksi yang Memalukan

Donald Trump tak bisa menyembunyikan rasa tak sukanya. Mantan Presiden AS itu angkat bicara soal penangkapan Pangeran Andrew oleh polisi Inggris, dan komentarnya pedas. Menurutnya, aksi penangkapan itu cuma bikin malu.

"Saya pikir ini memalukan," ujar Trump, seperti dilaporkan AFP, Jumat (20/2/2026).

Ia berbicara kepada awak media di dalam pesawat Air Force One. Suaranya terdengar kesal, bahkan sedikit emosional.

"Saya pikir ini sangat menyedihkan. Ini sangat buruk bagi keluarga kerajaan. Sangat, sangat menyedihkan," tambahnya.

Kisah Penangkapan di Norfolk

Peristiwa yang memicu komentar Trump itu terjadi sehari sebelumnya. Tepatnya Kamis (19/2) waktu setempat, kepolisian mendatangi kediaman Andrew di kawasan Norfolk, Inggris Timur. Di sanalah sang pangeran ditangkap.

Dalam pernyataan resminya, Kepolisian Thames Valley mengonfirmasi penahanan seorang pria berusia 60-an tahun dari Norfolk. Mereka menyelidiki dugaan pelanggaran dalam jabatan publik, terkait masa jabatan Andrew sebagai utusan perdagangan Inggris.

"Pria tersebut berada dalam penahanan kepolisian saat ini," bunyi pernyataan itu.

Mereka dengan tegas menolak menyebut nama tersangka, berpegang pada pedoman nasional. Tapi, dari detail yang beredar usia, lokasi, dan jabatan lama semuanya mengarah pada Andrew Mountbatten-Windsor, nama yang kini digunakannya.

Tak cuma penangkapan, polisi juga melakukan sejumlah penggeledahan terkait kasus ini. Situasinya memang runyam, dan seperti kata Trump, ini tentu jadi pukulan berat bagi wibawa kerajaan.

Editor: Yuliana Sari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar