Bamsoet: BUMN Perlu Perkuat Competitive Intelligence untuk Jaga Reputasi

- Kamis, 19 Februari 2026 | 06:30 WIB
Bamsoet: BUMN Perlu Perkuat Competitive Intelligence untuk Jaga Reputasi

Lebih dari Sekadar Memantau Pesaing

Bamsoet menjelaskan bahwa konsep competitive intelligence dalam konteks BUMN memiliki cakupan yang lebih luas. Ia bukan hanya soal mengawasi pesaing bisnis, melainkan mencakup pemetaan risiko reputasi, analisis persepsi publik, hingga pengukuran efektivitas komunikasi perusahaan. Data dari survei yang ia sebutkan menunjukkan bahwa tingkat inovasi BUMN di mata publik masih berada di bawah sektor swasta, sebuah indikasi bahwa citra sebagai korporasi yang adaptif perlu terus dibangun.

"Reputasi tidak dibangun melalui kerja sesaat. Reputasi tumbuh dari konsistensi tata kelola, transparansi, serta keberanian membuka data kepada publik. Competitive intelligence harus menjadi fondasi manajemen risiko reputasi di setiap BUMN," jelas Bamsoet.

Transformasi Digital Harus Diiringi Transformasi Komunikasi

Di era di mana mayoritas penduduk Indonesia telah terhubung dengan internet, Bamsoet menilai transformasi digital BUMN harus berjalan beriringan dengan transformasi komunikasi publik. Setiap kebijakan korporasi, kata dia, kini langsung dapat diuji di ruang publik digital. Oleh karena itu, kemampuan memanfaatkan analisis sentimen, pemantauan media, dan pemetaan opini menjadi sebuah keniscayaan bagi BUMN untuk menjaga stabilitas reputasinya.

"BUMN mengelola aset rakyat dan memegang peran strategis dalam perekonomian nasional. Karena itu, membangun reputasi melalui pendekatan yang terukur dan berbasis data adalah keharusan," ungkapnya.

"Dengan competitive intelligence yang kuat, BUMN akan lebih tangguh menghadapi krisis dan semakin dipercaya masyarakat," tutup Bamsoet.

Sidang promosi doktor yang dihadiri Saut Situmorang itu sendiri menarik perhatian sejumlah tokoh ternama. Turut hadir dalam acara tersebut sejumlah mantan pejabat tinggi negara, termasuk dari lingkungan Badan Intelijen Negara dan Komisi Pemberantasan Korupsi.

Editor: Lia Putri


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar