Gangguan Operasional di Daop 5 Purwokerto, KAI Alihkan dan Batalkan Sejumlah Perjalanan Kereta

- Senin, 06 April 2026 | 19:45 WIB
Gangguan Operasional di Daop 5 Purwokerto, KAI Alihkan dan Batalkan Sejumlah Perjalanan Kereta

JAKARTA Gangguan operasional di jalur kereta api Daop 5 Purwokerto memaksa PT KAI mengambil langkah darurat. Mereka terpaksa mengalihkan rute dan bahkan membatalkan sejumlah perjalanan kereta. Tujuannya jelas: menjaga keselamatan penumpang dan mencegah keterlambatan yang berantakan.

Menurut informasi yang beredar, gangguan ini cukup serius. Alhasil, beberapa kereta yang seharusnya melintas langsung, kini harus memutar lewat jalur lain. Rekayasa perjalanan ini tentu bakal berpengaruh pada jadwal, tapi setidaknya perjalanan tetap bisa berlangsung.

Nah, untuk rute pertama, perjalanan dialihkan melalui Kroya – Bandung – Cikampek. Beberapa kereta yang terkena imbas antara lain Argo Semeru (KA 5) dari Surabaya Gubeng ke Gambir. Lalu ada Gayabaru Malam Selatan (KA 89) dengan relasi Surabaya Gubeng – Pasarsenen. Tak ketinggalan, Progo (KA 257) dari Lempuyangan menuju Pasarsenen juga ikut berubah rute.

Di sisi lain, ada juga kereta yang jalurnya diubah lewat Tegal - Pekalongan – Tegal – Semarang – Solo. Contohnya, KA Manahan (KA 62B) relasi Gambir - Solo. Kemudian, Gayabaru Malam Selatan (KA 90) yang berangkat dari Pasarsenen ke Surabaya Gubeng juga mengalami hal serupa.

Rute ketiga yang terdampak adalah via Cirebon – Semarang – Solo. Dua kereta andalan, Bangunkarta (KA 162) dari Pasarsenen ke Jombang dan Taksaka (KA 44 & 47) relasi Gambir - Yogyakarta, terpaksa menempuh jalur memutar ini.

Langkah pembatalan dan pengalihan rute ini memang merepotkan. Namun begitu, KAI berharap kebijakan ini bisa meminimalisir dampak yang lebih besar. Bagi para calon penumpang, disarankan untuk terus memantau informasi terbaru dari KAI sebelum berangkat ke stasiun.

Editor: Erwin Pratama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar