JAKARTA Gangguan operasional di jalur kereta api Daop 5 Purwokerto memaksa PT KAI mengambil langkah darurat. Mereka terpaksa mengalihkan rute dan bahkan membatalkan sejumlah perjalanan kereta. Tujuannya jelas: menjaga keselamatan penumpang dan mencegah keterlambatan yang berantakan.
Menurut informasi yang beredar, gangguan ini cukup serius. Alhasil, beberapa kereta yang seharusnya melintas langsung, kini harus memutar lewat jalur lain. Rekayasa perjalanan ini tentu bakal berpengaruh pada jadwal, tapi setidaknya perjalanan tetap bisa berlangsung.
Nah, untuk rute pertama, perjalanan dialihkan melalui Kroya – Bandung – Cikampek. Beberapa kereta yang terkena imbas antara lain Argo Semeru (KA 5) dari Surabaya Gubeng ke Gambir. Lalu ada Gayabaru Malam Selatan (KA 89) dengan relasi Surabaya Gubeng – Pasarsenen. Tak ketinggalan, Progo (KA 257) dari Lempuyangan menuju Pasarsenen juga ikut berubah rute.
Di sisi lain, ada juga kereta yang jalurnya diubah lewat Tegal - Pekalongan – Tegal – Semarang – Solo. Contohnya, KA Manahan (KA 62B) relasi Gambir - Solo. Kemudian, Gayabaru Malam Selatan (KA 90) yang berangkat dari Pasarsenen ke Surabaya Gubeng juga mengalami hal serupa.
Rute ketiga yang terdampak adalah via Cirebon – Semarang – Solo. Dua kereta andalan, Bangunkarta (KA 162) dari Pasarsenen ke Jombang dan Taksaka (KA 44 & 47) relasi Gambir - Yogyakarta, terpaksa menempuh jalur memutar ini.
Langkah pembatalan dan pengalihan rute ini memang merepotkan. Namun begitu, KAI berharap kebijakan ini bisa meminimalisir dampak yang lebih besar. Bagi para calon penumpang, disarankan untuk terus memantau informasi terbaru dari KAI sebelum berangkat ke stasiun.
Artikel Terkait
Thailand, Satu-Satunya Negara di Asia Tenggara yang Tak Pernah Dijajah Bangsa Eropa
Ledakan Tambang Batu Bara di China Tewaskan 90 Orang, Terburuk dalam 17 Tahun
Timnas Indonesia Panggil 44 Pemain untuk TC Jelang Uji Coba Lawan Oman dan Mozambik
Mensos Gus Ipul Bangga dengan Perkembangan Siswa Sekolah Rakyat Jelang Satu Tahun Program