Di tengah upaya pemulihan pascabencana di Sumatra, muncul prediksi optimistis dari Ketua Satgas PRR, Tito Karnavian. Dia menyebut program rehabilitasi dan rekonstruksi di Aceh, Sumut, dan Sumbar bisa tuntas dalam kurun waktu tiga tahun ke depan. Semua persoalan yang ada, menurutnya, mampu diselesaikan dalam kerangka waktu tersebut.
“Kita lihat dari problema yang masih ada, hal-hal yang perlu dipermanenkan seperti sungai dan lain-lain, itu butuh waktu kurang lebih 3 tahun,” ujar Tito.
Pernyataan itu dia sampaikan dalam konferensi pers di Kantor Kemenko PMK, Jakarta Pusat, Senin (6/4/2026).
“Jadi inilah program pemulihan untuk masa depan, kalau kita estimasi, ya tiga tahun.”
Rencananya sudah ada. Tito mengungkapkan, Bappenas telah menyiapkan sebuah rencana induk atau renduk yang akan jadi panduan untuk tiga tahun mendatang. Nantinya, satgas yang dipimpinnya akan meninjau dan menetapkan prioritas pemulihan berdasarkan renduk itu. Target tahun ini sendiri cukup jelas: menyelesaikan persoalan-persoalan mendasar. Mulai dari hunian tetap bagi korban hingga jalan-jalan utama.
Artikel Terkait
Mees Hilgers Jadi Incaran PSV, Bek Indonesia Berpeluang Tampil di Liga Champions
Pemerintah Bekukan Harga Pertalite dan Biosolar hingga Akhir 2026
Forum EO Tantang Debat Terbuka Usai Said Didu Sebut Anggaran Acara Pemerintah Capai Rp50 Triliun
Buronan Bandar Narkoba The Doctor Ditangkap di Malaysia, Terkait Jaringan Ko Erwin