Tito Karnavian: Rehabilitasi Pascabencana Sumatra Ditargetkan Tuntas dalam Tiga Tahun

- Senin, 06 April 2026 | 19:35 WIB
Tito Karnavian: Rehabilitasi Pascabencana Sumatra Ditargetkan Tuntas dalam Tiga Tahun

Di tengah upaya pemulihan pascabencana di Sumatra, muncul prediksi optimistis dari Ketua Satgas PRR, Tito Karnavian. Dia menyebut program rehabilitasi dan rekonstruksi di Aceh, Sumut, dan Sumbar bisa tuntas dalam kurun waktu tiga tahun ke depan. Semua persoalan yang ada, menurutnya, mampu diselesaikan dalam kerangka waktu tersebut.

“Kita lihat dari problema yang masih ada, hal-hal yang perlu dipermanenkan seperti sungai dan lain-lain, itu butuh waktu kurang lebih 3 tahun,” ujar Tito.

Pernyataan itu dia sampaikan dalam konferensi pers di Kantor Kemenko PMK, Jakarta Pusat, Senin (6/4/2026).

“Jadi inilah program pemulihan untuk masa depan, kalau kita estimasi, ya tiga tahun.”

Rencananya sudah ada. Tito mengungkapkan, Bappenas telah menyiapkan sebuah rencana induk atau renduk yang akan jadi panduan untuk tiga tahun mendatang. Nantinya, satgas yang dipimpinnya akan meninjau dan menetapkan prioritas pemulihan berdasarkan renduk itu. Target tahun ini sendiri cukup jelas: menyelesaikan persoalan-persoalan mendasar. Mulai dari hunian tetap bagi korban hingga jalan-jalan utama.

Lalu, bagaimana dengan pekerjaan yang belum bisa disentuh tahun ini?

“Yang masih bisa dikerjakan sabar dikit di tahun 2027, 2028 ya kita kerjakan,” tutur Tito dengan nada realistis. “Sambil kita komunikasikan dengan pemda tentunya.”

Di sisi lain, Tito yang juga menjabat sebagai Mendagri ini menekankan peran pemerintah daerah. Dia meminta pemda turut berkontribusi aktif di wilayah masing-masing. Apalagi, dana transfer ke daerah atau TKD khusus untuk wilayah terdampak bencana sudah dicairkan. Angkanya tidak kecil: Rp10,6 triliun untuk seluruh kabupaten dan kota di tiga provinsi itu.

“Saya sudah buat edaran penggunaannya untuk penanganan percepatan penanggulangan bencana,” tegasnya.

Dengan begitu, skema penanganan diharapkan berjalan kompak. Pusat bergerak, satgas bekerja, kementerian/lembaga terkait turun, dan pemda juga tidak tinggal diam. Semuanya, kata Tito, akan ditangani bersama.

Editor: Raditya Aulia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar