Manajemen Persija Jakarta resmi memutuskan untuk tidak memperpanjang kontrak pelatih kepala Mauricio Souza beserta seluruh jajaran staf kepelatihannya. Keputusan tersebut diumumkan pada Selasa, 26 Mei 2026, dengan alasan utama tidak tercapainya target yang telah disepakati di awal kontrak. Kini, klub berjuluk Macan Kemayoran itu bersiap mencari nahkoda baru untuk menghadapi kompetisi musim 2026/2027.
Di bawah arahan Mauricio Souza, Persija justru mencatatkan pencapaian terbaiknya dalam satu dekade terakhir sejak Liga Indonesia menggunakan format satu wilayah. Tim ibu kota berhasil mengumpulkan 71 poin, yang diraih dari 22 kemenangan, lima hasil imbang, dan tujuh kekalahan. Pelatih asal Brasil itu juga dinilai berhasil membangun identitas permainan yang kuat dengan gaya agresif serta dominasi di setiap pertandingan.
Meski torehan tersebut terbilang mengesankan, target yang telah ditetapkan di awal kerja sama tidak terpenuhi. Hal inilah yang menjadi pertimbangan utama klub untuk tidak melanjutkan kebersamaan dengan pelatih berusia 43 tahun tersebut.
Sementara itu, Persija juga mengakhiri kerja sama dengan sejumlah anggota staf kepelatihan lainnya. Mereka adalah asisten pelatih Italo Bartole Resende, pelatih fisik Vitor Branco da Cruz, pelatih kiper Gerson Rodrigues Rios, analis Caio Araujo, dan interpreter Claudio Luzardi. Direktur Persija, Mohamad Prapanca, menegaskan bahwa keputusan ini diambil secara bersama-sama demi kepentingan klub ke depan.
“Coach Mauricio telah membawa karakter yang kuat bagi wajah Persija musim ini. Namun, karena tidak tercapainya target yang ditentukan di awal kontrak, maka kami sepakat untuk tidak melanjutkan kebersamaan. Kami mendoakan Mauricio beserta stafnya, Coach Italo, Vitor, Gerson, Caio, dan Luzardi, agar semakin sukses dan bersinar di perjalanan berikutnya,” demikian pernyataan resmi yang diunggah melalui akun Instagram klub.
Lebih lanjut, Persija menyampaikan bahwa manajemen telah mulai menjalin komunikasi dengan beberapa kandidat pelatih baru. “Dalam waktu dekat, kami akan menentukan sosok yang paling tepat untuk membawa Persija meraih juara pada musim 2026/2027,” tulis pernyataan klub.
Di tengah proses transisi ini, Persija juga menyampaikan apresiasi atas dedikasi, kerja keras, serta persahabatan yang telah terjalin selama kebersamaan dengan Mauricio dan timnya. Klub berharap langkah mereka di tempat baru dipenuhi dengan kesuksesan dan kebahagiaan.
Artikel Terkait
Turnamen Padel Senior Makassar Siap Digelar, 24 Pasang Pemain Berebut Tiket Final
Persija Akhiri Kontrak Pelatih Mauricio Souza Usai Gagal Bawa Tim Juara Super League 2025/2026
Jarrod Bowen Bertekad Bawa West Ham Kembali ke Liga Primer Usai Degradasi
Alwi Farhan Kalahkan Toma Junior Popov, Tantang Shi Yuqi di 16 Besar Singapore Open 2026