Mahasiswa STIK Salurkan 70 Sapi untuk Jaga Tradisi Meugang Korban Bencana Aceh

- Kamis, 19 Februari 2026 | 01:20 WIB
Mahasiswa STIK Salurkan 70 Sapi untuk Jaga Tradisi Meugang Korban Bencana Aceh

Irjen Eko Rudi Sudarto kembali menekankan filosofi yang mendasari tindakan nyata ini. Baginya, pengabdian kepada masyarakat memerlukan keseimbangan yang tepat antara nalar dan empati.

Haru dan Syukur dari Tanah Rencong

Di lokasi penyerahan, rasa syukur dan haru jelas terlihat. Keuchik (Kepala Desa) Gampong Blang, Junaidi, menyambut hangat kedatangan bantuan tersebut. Ia melihatnya sebagai lebih dari sekadar dukungan materi, melainkan juga sebagai penyemangat untuk bangkit.

Perasaan serupa diungkapkan oleh warga yang merasakan langsung manfaat bantuan ini. Ibu Salmah (52), salah seorang korban bencana, mengaku sangat terbantu sehingga keluarganya tetap dapat menghidangkan tradisi meugang di tengah segala keterbatasan.

Dengan langkah nyata ini, tradisi yang hampir terganggu akibat bencana akhirnya dapat tetap dijalankan. Bantuan 70 ekor sapi tersebut bukan hanya tentang mempertahankan sebuah ritual budaya, tetapi juga tentang menjaga semangat kebersamaan dan ketahanan sosial masyarakat Aceh di saat-saat yang menantang.

Editor: Redaksi MuriaNetwork


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar