AC Milan Hadapi Como di San Siro, Perebutan Zona Liga Champions Makin Sengit

- Rabu, 18 Februari 2026 | 18:15 WIB
AC Milan Hadapi Como di San Siro, Perebutan Zona Liga Champions Makin Sengit

MURIANETWORK.COM - Laga AC Milan kontra Como 1907 di Stadion San Siro, Kamis (19/2/2026) dini hari WIB, diprediksi bakal menjadi salah satu faktor penentu ketatnya perebutan posisi empat besar Serie A. Milan, yang saat ini duduk di peringkat kedua, akan berhadapan dengan Como yang sedang naik daun di posisi ketujuh. Kemenangan tim tamu berpotensi mengacak-acak papan tengah klasemen dan semakin memanaskan persaingan untuk menduduki zona Liga Champions.

Peta Persaingan yang Sengit

Menjelang pertandingan ke-25 ini, peta klasemen Serie A memang terlihat sangat kompak. AC Milan mengoleksi 53 poin, unggul tipis dari Napoli (50 poin), AS Roma (47 poin), dan Juventus (46 poin). Sementara itu, Como, dengan 41 poin, hanya terpaut satu angka dari Atalanta di atasnya. Kemenangan di San Siro akan langsung melesatkan mereka ke posisi keenam, sekaligus menegaskan status mereka sebagai kuda hitam yang serius mengincar tiket Eropa.

Persaingan ini tidak hanya melibatkan raksasa tradisional, tetapi juga diwarnai oleh kebangkitan tim-tim seperti AS Roma dan Como yang dalam beberapa musim terakhir absen dari ajang Liga Champions. Situasi ini membuat setiap pertandingan, terutama yang melibatkan keenam tim tersebut, bernilai sangat tinggi.

Peringatan Allegri untuk Anak Asuhnya

Manajer AC Milan, Massimilano Allegri, menyadari betul betapa gentingnya momen ini. Ia menekankan bahwa pertemuan dengan Como adalah bagian dari fase penentu musim, di mana setiap poin sangat berharga.

"Kita berada di tiga bulan terakhir musim ini, semua akan ditentukan dari sini. Inter memang masih menjadi favorit juara, tapi bagi tim-tim Italia, kualifikasi Liga Champions adalah masalah hidup dan mati," tegasnya dalam konferensi pers.

Meski menang 3-1 pada pertemuan pertama di kandang Como, Allegri meminta skuadnya untuk tidak lengah. Ia mengingatkan bahwa tim besutan Cesc Fabregas itu telah menunjukkan kualitas dengan mengalahkan tim-tim papan atas seperti Napoli dan Juventus.

"Como masih berpeluang mendapatkan tempat di Liga Champions, mereka punya performa bagus dalam waktu singkat, dan mereka pantas mendapatkan semua pujian yang mereka terima," tambahnya.

Strategi dan Motivasi dari Kubu Como

Di sisi lain, Cesc Fabregas, pelatih Como, mengaku siap menghadapi tekanan di San Siro. Ia berencana menjegal Milan dengan filosofi permainan yang menjadi ciri khas timnya musim ini.

"Ketika Anda melangkah ke lapangan San Siro melawan Milan, motivasi selalu ada. Ini adalah pertandingan yang sulit secara emosional, juga buat menjaga fokus. Kami ingin membawa pulang poin sebanyak mungkin," ungkapnya.

Como diketahui mengandalkan penguasaan bola yang baik, agresivitas dalam perebutan bola, serta kemampuan menciptakan peluang dari berbagai sektor lapangan. Pendekatan inilah yang akan mereka andalkan untuk menantang sang tuan rumah.

Gambaran dari Peserta Lainnya

Ketatnya persaingan ini juga diamati oleh rival langsung lainnya, seperti Gian Piero Gasperini, manajer AS Roma. Ia mengakui bahwa perkembangan pesat Inter Milan, Juventus, dan AC Milan, ditambah dengan kebangkitan Napoli, Atalanta, dan Como, telah membuat perebutan empat besar menjadi semakin tidak terduga.

"Inter berkembang pesat, begitu pula Juventus dan Milan. Napoli punya momen-momen bagus. Kami berada di sana [empat besar] setelah 24 laga. Tapi kemudian, ada juga Como dan Atalanta," ujarnya.

Gasperini juga sepakat bahwa hasil pertemuan langsung antar tim pesaing akan sangat menentukan akhir musim. Ia menyesali beberapa hasil imbang yang diraih AS Roma, seperti melawan Milan dan Napoli, yang dinilainya hampir bisa dimenangkan.

"Seandainya kami memiliki [Donyell] Malen di paruh pertama musim, kami bisa memiliki poin lebih banyak. Tapi kami berkembang, memenangkan lebih banyak laga, kendati belum maksimal dalam banyak head-to-head," lanjutnya menambahkan.

Jadwal-Jadwal Krusial ke Depan

Duel panas di San Siro hanyalah pembuka dari serangkaian laga penentu. Pada pekan ke-26, akan tersaji dua partai lain yang tak kalah penting: Juventus menjamu Como dan Atalanta berhadapan dengan Napoli. Sementara itu, AS Roma akan menghadapi ujian berat saat menjamu Juventus dan kemudian bertandang ke markas Como pada pertengahan Maret mendatang. Setiap hasil dari pertemuan-pertemuan ini akan langsung menggoyang puncak klasemen, menjanjikan akhir musim Serie A yang mendebarkan.

Editor: Melati Kusuma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar