Utang Kereta Cepat Whoosh Rp120 Triliun: DPR dan Pemerintah Segera Bahas Solusi

- Selasa, 04 November 2025 | 14:50 WIB
Utang Kereta Cepat Whoosh Rp120 Triliun: DPR dan Pemerintah Segera Bahas Solusi
Puan Maharani: Utang Kereta Cepat Whoosh Rp120 Triliun Akan Dibahas DPR dan Pemerintah

DPR dan Pemerintah Akan Bahas Utang Kereta Cepat Whoosh yang Capai Rp120 Triliun

Ketua DPR RI, Puan Maharani, mengumumkan bahwa parlemen bersama pemerintah akan segera menggelar rapat membahas masalah utang Kereta Cepat Indonesia-China (KCIC) atau Whoosh.

Hal ini disampaikannya kepada media di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Selasa (4/11).

Kajian Menyeluruh Utang Whoosh

Puan Maharani, yang merupakan legislator dari Fraksi PDI Perjuangan, menegaskan bahwa rapat ini bertujuan untuk memahami sikap resmi pemerintah dan kondisi keuangan negara terkait proyek tersebut.

Puan menekankan pentingnya pertemuan ini untuk memastikan tidak terjadi kerugian negara yang berlarut-larut dari proyek kereta cepat Whoosh.

Rincian Utang Kereta Cepat Whoosh

Diketahui, total beban utang proyek Whoosh mencapai 7,27 miliar dolar AS atau setara dengan Rp120,38 triliun (asumsi kurs Rp16.500).

Sebanyak 75 persen dari total pembiayaan proyek ini berasal dari pinjaman China Development Bank (CDB) dengan suku bunga 2 persen dan tenor pelunasan 40 tahun.

PT PSBI sebagai Penanggung Utang

PT. Pilar Sinergi BUMN Indonesia (PSBI), yang merupakan konsorsium pengelola Whoosh, menjadi pihak yang menanggung utang transportasi cepat ini.

Konsorsium PSBI dipimpin oleh PT Kereta Api Indonesia (KAI) dan beranggotakan PT Wijaya Karya (Persero) Tbk, PT Jasa Marga, serta PT Perkebunan Nusantara I.

Editor: Redaksi MuriaNetwork

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar