Libur panjang Imlek kembali menguji kesabaran di jalur Puncak, Bogor. Pagi ini, rekayasa lalu lintas sistem satu arah resmi diberlakukan. Kendaraan dari arah Jakarta dipaksa mengalir satu arah menuju puncak, sementara arus dari arah sebaliknya ditutup.
Keputusan itu bukan tanpa alasan. Menurut Iptu Ardian Novianto dari Satlantas Polres Bogor, arus kendaraan sudah melonjak drastis sejak pagi.
Sebelum sistem satu arah ini dijalankan, sebenarnya aturan ganjil-genap sudah lebih dulu diterapkan. Namun begitu, dengan diberlakukannya rekayasa satu arah, kebijakan ganjil-genap pun dihentikan sementara.
Ardian juga memberikan gambaran situasi terkini. "Khusus untuk arus di Simpang Gadog dan sekitarnya, kami terus pantau pergerakan wisatawan yang datang ke Puncak pagi ini," jelasnya.
Artikel Terkait
Kemenparekraf Sediakan Kanal Pengaduan, Respons Maksimal Tujuh Hari Kerja
KPK Periksa Sejumlah Biro Haji Pekan Depan Terkait Kasus Korupsi Kuota
Marinir Sampaikan Prihatin atas Insiden Peluru Nyasar Lukai Dua Anak di Gresik
Pemerintah Dorong Pembentukan Dinas Ekonomi Kreatif di 80-an Daerah