Menteri Luar Negeri Iran Tegaskan Diplomasi Tetap Prioritas Utama di Tengah Kesiapan Tempur

- Senin, 09 Februari 2026 | 14:25 WIB
Menteri Luar Negeri Iran Tegaskan Diplomasi Tetap Prioritas Utama di Tengah Kesiapan Tempur

MURIANETWORK.COM - Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, menegaskan bahwa negaranya tetap mengutamakan jalur diplomasi meski berada dalam posisi siaga penuh untuk menghadapi potensi konflik. Pernyataan tegas ini disampaikan di hadapan Kongres Nasional Kebijakan Luar Negeri Republik Islam di Teheran, Minggu (8/2), di tengah memanasnya ketegangan dengan Amerika Serikat pasca pembicaraan nuklir tidak langsung di Oman.

Diplomasi dan Kesiapan Tempur Berjalan Beriringan

Dalam pidatonya di ibu kota Iran itu, Araghchi menyampaikan filosofi pertahanan negaranya dengan nada yang lugas namun berhati-hati. Ia menolak citra Iran sebagai pencari konflik, tetapi justru menggambarkan kesiapan tempur sebagai sebuah strategi pencegahan.

"Kita adalah bangsa yang berdiplomasi, kita juga bangsa yang siap berperang; bukan dalam arti kita mencari perang, tetapi... kita siap berperang agar tidak ada yang berani melawan kita," ujarnya.

Pernyataan tersebut, yang disambut oleh para peserta kongres, secara jelas memetakan pendekatan dua sisi Teheran dalam menghadapi tekanan internasional, khususnya dari Washington.

Martabat Nasional sebagai Prinsip Utama

Editor: Lia Putri


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar