ECB Diprediksi Tak Ganggu Suku Bunga, Inflasi Zona Euro Masih Bersahabat

- Kamis, 18 Desember 2025 | 13:15 WIB
ECB Diprediksi Tak Ganggu Suku Bunga, Inflasi Zona Euro Masih Bersahabat

Bank Sentral Eropa (ECB) kemungkinan besar akan bermain aman. Hari ini, Kamis (18 Desember 2025), mereka diprediksi bakal mempertahankan suku bunga acuan, melanjutkan jeda yang sudah berlangsung sejak Juli lalu. Angkanya? Tetap di level dua persen. Ini bukan kali pertama, lho. Sebelumnya, ECB sudah tiga kali berturut-turut menahan laju suku bunga, setelah setahun penuh melakukan pemotongan.

Lalu, apa yang mendasari keputusan ini? Ternyata, inflasi di zona euro belakangan ini cukup bersahabat. Datanya berkisar di angka dua persen, persis sesuai target yang ditetapkan ECB. Kondisi ini jelas memberi ruang bagi bank sentral untuk tidak terburu-buru mengubah kebijakan.

Di sisi lain, situasi eksternal juga ternyata tak seburu yang dibayangkan. Gempuran kebijakan tarif dari Presiden AS Donald Trump berhasil dihadapi Eropa dengan lebih baik. Alhasil, tekanan untuk segera menggerakkan suku bunga pun terasa minim.

"Nggak akan ada kejutan besar di bawah pohon Natal ECB," komentar Felix Schmidt, ekonom dari Bank Berenberg, kepada AFP.

Ia menambahkan, "Inflasi terkendali, pertumbuhan baik-baik saja."

Namun begitu, bukan berarti semuanya mulus. Christine Lagarde, sang Ketua ECB, sudah mengingatkan awal bulan ini di hadapan Parlemen Eropa. Ia melihat dua risiko inflasi yang masih mengintai. Memang, ada faktor yang bisa menekan harga, seperti penguatan euro, energi yang lebih murah, dan perlambatan kenaikan upah.

Tapi jangan lupa, ekonomi zona euro sejauh ini cukup tangguh. Ditambah lagi, rencana pengeluaran besar-besaran pemerintah Jerman yang akan segera dimulai, berpotensi memicu inflasi naik lagi. Situasinya jadi serba tanggung.

Dengan ketidakpastian seperti ini, proyeksi resmi ECB untuk pertumbuhan dan inflasi yang akan dirilis nanti jadi sangat dinantikan. Para pengamat pasti akan menyorotinya ketat, mencari petunjuk arah kebijakan selanjutnya. Momen menegangkan, seperti biasa.

Editor: Yuliana Sari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar