Bank Sentral Eropa (ECB) kemungkinan besar akan bermain aman. Hari ini, Kamis (18 Desember 2025), mereka diprediksi bakal mempertahankan suku bunga acuan, melanjutkan jeda yang sudah berlangsung sejak Juli lalu. Angkanya? Tetap di level dua persen. Ini bukan kali pertama, lho. Sebelumnya, ECB sudah tiga kali berturut-turut menahan laju suku bunga, setelah setahun penuh melakukan pemotongan.
Lalu, apa yang mendasari keputusan ini? Ternyata, inflasi di zona euro belakangan ini cukup bersahabat. Datanya berkisar di angka dua persen, persis sesuai target yang ditetapkan ECB. Kondisi ini jelas memberi ruang bagi bank sentral untuk tidak terburu-buru mengubah kebijakan.
Di sisi lain, situasi eksternal juga ternyata tak seburu yang dibayangkan. Gempuran kebijakan tarif dari Presiden AS Donald Trump berhasil dihadapi Eropa dengan lebih baik. Alhasil, tekanan untuk segera menggerakkan suku bunga pun terasa minim.
"Nggak akan ada kejutan besar di bawah pohon Natal ECB," komentar Felix Schmidt, ekonom dari Bank Berenberg, kepada AFP.
Artikel Terkait
KPK Alihkan Status Tahanan Mantan Menag Yaqut Cholil Qoumas ke Rumah
Menteri Luar Negeri Iran Ucapkan Idulfitri dan Apresiasi Dukungan Indonesia, Malaysia, Brunei
Spalletti Geram, Juventus Gagal Penalti Lagi dan Cuma Raih Satu Poin Lawan Sassuolo
Bupati Bone Imbau Warga Alihkan Tabungan ke Emas Antisipasi Inflasi