Ia menambahkan, "Inflasi terkendali, pertumbuhan baik-baik saja."
Namun begitu, bukan berarti semuanya mulus. Christine Lagarde, sang Ketua ECB, sudah mengingatkan awal bulan ini di hadapan Parlemen Eropa. Ia melihat dua risiko inflasi yang masih mengintai. Memang, ada faktor yang bisa menekan harga, seperti penguatan euro, energi yang lebih murah, dan perlambatan kenaikan upah.
Tapi jangan lupa, ekonomi zona euro sejauh ini cukup tangguh. Ditambah lagi, rencana pengeluaran besar-besaran pemerintah Jerman yang akan segera dimulai, berpotensi memicu inflasi naik lagi. Situasinya jadi serba tanggung.
Dengan ketidakpastian seperti ini, proyeksi resmi ECB untuk pertumbuhan dan inflasi yang akan dirilis nanti jadi sangat dinantikan. Para pengamat pasti akan menyorotinya ketat, mencari petunjuk arah kebijakan selanjutnya. Momen menegangkan, seperti biasa.
Artikel Terkait
KPK Alihkan Status Tahanan Mantan Menag Yaqut Cholil Qoumas ke Rumah
Menteri Luar Negeri Iran Ucapkan Idulfitri dan Apresiasi Dukungan Indonesia, Malaysia, Brunei
Spalletti Geram, Juventus Gagal Penalti Lagi dan Cuma Raih Satu Poin Lawan Sassuolo
Bupati Bone Imbau Warga Alihkan Tabungan ke Emas Antisipasi Inflasi