Stasiun Pasar Senen tampak ramai sejak pagi. Meski baru H 1 Lebaran, riak arus balik sudah mulai terasa. Franoto Wibowo, Manajer Humas PT KAI Daop 1 Jakarta, membeberkan data yang tercatat hingga pukul sembilan pagi tadi: 41.663 penumpang telah tiba di berbagai stasiun di bawah wilayah operasionalnya.
Namun begitu, angka keberangkatan justru sedikit lebih tinggi, yakni 41.754 orang. Ini menunjukkan pergerakan masih dinamis.
“Sementara, untuk angka tertinggi periode arus balik kami prediksi jatuh di tanggal 24 Maret,” ujar Franoto saat ditemui di Stasiun Pasar Senen, Minggu (22/3).
Itu berarti Selasa depan diperkirakan jadi puncak kepulangan warga ke Ibu Kota setelah merayakan Idul Fitri 1447 Hijriah.
Secara rata-rata, dalam periode kritis 23 hingga 29 Maret nanti, diperkirakan sekitar 50 ribu penumpang akan tiba setiap harinya. Angka itu merupakan gabungan dari kedatangan di Stasiun Pasar Senen, Gambir, serta stasiun-stasiun penyangga seperti Jatinegara, Bekasi, hingga Cikampek. Semuanya masuk dalam cakupan Daop 1 Jakarta.
Menyikapi hal ini, KAI tentu tak tinggal diam. Mereka sudah menyiapkan sejumlah langkah antisipasi. Yang paling utama adalah mengoperasikan kereta tambahan.
“Kereta api tambahan ada 13 perjalanan dari Stasiun Gambir dan tujuh perjalanan dari Stasiun Pasar Senen. Jadi totalnya 20 perjalanan, dan ini akan beroperasi sampai tanggal 1 April,” jelas Franoto.
Di sisi lain, dia juga mengimbau kesadaran dari masyarakat, khususnya para penjemput. Permintaannya sederhana tapi krusial: hindari membawa kendaraan roda empat ke Stasiun Pasar Senen.
“Kapasitas parkir di sini sangat terbatas. Kalau dipaksakan, bisa mengganggu kelancaran arus kendaraan di area stasiun,” katanya menegaskan.
Imbauan itu disampaikan bukan tanpa alasan. Kelancaran arus balik, menurut Franoto, adalah urusan bersama. Kesiapan operator harus diimbangi dengan kedisiplinan dan kepatuhan penumpang serta keluarganya yang menjemput.
Artikel Terkait
Dua Petinggi Sritex Divonis 14 dan 12 Tahun Penjara atas Korupsi Kredit Rp1,35 Triliun
Polisi Serahkan Empat Tersangka SMS Phishing E-Tilang Palsu ke Kejaksaan
Pemprov DKI Jakarta Prioritaskan Penataan 211 RW Kumuh di Jakarta Barat dan Jakarta Utara pada 2026
Pemilahan Sampah di Jakarta Resmi Dimulai 10 Mei, Digandengkan dengan CFD Rasuna Said