"Kita perlu terus menganalisis situasi keamanan dan mengambil tindakan yang tepat," ujar Belousov, seperti dikutip dalam laporan tersebut.
Dari sisi China, Dong Jun menyatakan kesiapan Beijing untuk berkolaborasi lebih erat dengan Moskow. Kerja sama itu ditujukan untuk menghadapi berbagai "risiko dan tantangan" yang sedang mereka hadapi bersama.
Ini bukan hal yang mengejutkan, sebenarnya. Rusia dan China selama ini memang punya kemitraan yang kuat, mencakup urusan keamanan hingga perdagangan. Di tengah peta geopolitik yang rumit, Iran hadir sebagai sekutu penting bagi kedua negara raksasa yang punya kemampuan nuklir itu. Jadi, ketika Teheran terancam, wajar jika Moskow dan Beijing ikut siaga. Mereka punya kepentingan yang tak kecil di sana.
Artikel Terkait
Hari Pertama Operasi Ketupat 2026 Berjalan Lancar, Arus Lalu Lintas Terkendali
Pikap Tertabrak KRL di Perlintasan Tanpa Palang Pintu di Parung Panjang
Wild & Fiery Tayang, Tawarkan Drama Perebutan Tahta dan Balas Dendam Keluarga
Indonesia Harapkan Suksesi Pemimpin Iran Buka Jalan Perdamaian di Timur Tengah