"Kita perlu terus menganalisis situasi keamanan dan mengambil tindakan yang tepat," ujar Belousov, seperti dikutip dalam laporan tersebut.
Dari sisi China, Dong Jun menyatakan kesiapan Beijing untuk berkolaborasi lebih erat dengan Moskow. Kerja sama itu ditujukan untuk menghadapi berbagai "risiko dan tantangan" yang sedang mereka hadapi bersama.
Ini bukan hal yang mengejutkan, sebenarnya. Rusia dan China selama ini memang punya kemitraan yang kuat, mencakup urusan keamanan hingga perdagangan. Di tengah peta geopolitik yang rumit, Iran hadir sebagai sekutu penting bagi kedua negara raksasa yang punya kemampuan nuklir itu. Jadi, ketika Teheran terancam, wajar jika Moskow dan Beijing ikut siaga. Mereka punya kepentingan yang tak kecil di sana.
Artikel Terkait
Abu Janda Diperintahkan Keluar Studio Usai Debat Sengit Soal Palestina
Polda Bali Luncurkan Website dan Command Center Cakrawasi untuk Awasi Warga Asing
Kakorlantas Ancam Tindak Tegas Truk Over Dimensi Selama Operasi Ketupat
Pemerintah Ingatkan Kolaborasi Daerah Kunci Cegah Ulangan Krisis Polusi Jakarta 2023