Markas besar UNRWA di Yerusalem Timur dilalap api. Badan PBB untuk pengungsi Palestina itu menyebut, gedung yang sebelumnya sudah diserbu dan dirusak oleh otoritas Israel itu kini dibakar. Kejadian ini menambah panjang daftar ketegangan antara Israel dengan lembaga bantuan utama untuk warga Palestina.
Menurut pernyataan resmi UNRWA pada Minggu (25/1) waktu setempat, kebakaran ini digambarkan sebagai bagian dari upaya sistematis untuk menggerus status pengungsi Palestina. Mereka tak memberikan rincian lebih jauh soal apa yang memicu kobaran api itu.
“Setelah diserbu dan dihancurkan oleh otoritas Israel, Markas Besar UNRWA di Yerusalem Timur yang diduduki kini dibakar,” begitu bunyi pernyataan mereka, keras.
Di sisi lain, dinas pemadam setempat melaporkan mendapat panggilan pada Minggu pagi. Petugas bergegas ke lokasi dan berusaha memadamkan api agar tidak menjalar ke area sekitarnya. Sayangnya, penyebab pastinya masih gelap. Tidak ada penjelasan resmi dari pihak berwenang Israel mengenai sumber api.
Artikel Terkait
Nadiem Buka Suara: Rapat dengan Google Disebut Transparan, Bukan Mufakat Jahat
Gus Alex Diperiksa KPK, Aliran Dana Kuota Haji Disorot
Pelukan Terakhir di Reruntuhan Cisarua: 17 Jiwa Melayang, 6 Masih Menanti Identifikasi
Bocah 7 Tahun Ditemukan Sendirian di JPO Gatot Subroto, Kini Kembali ke Pelukan Orang Tua