JAKARTA Kabar membanggakan datang dari dunia film. Sutradara Joko Anwar baru saja mendapat gelar kehormatan dari pemerintah Prancis. Bukan sembarang penghargaan, ini adalah pengakuan tingkat tinggi bagi mereka yang berkontribusi besar di ranah seni dan budaya global.
Gelar yang disematkan itu bernama ‘Chevalier de l'ordre des Arts et des Lettres’. Kalau diterjemahkan, kurang lebih artinya ‘Ksatria dalam Orde Seni dan Sastra’. Upacara penganugerahannya berlangsung di Kementerian Kebudayaan Prancis, dipimpin langsung oleh Menteri Kebudayaan Rachida Dati.
Dalam sambutannya, Dati tak ragu memuji dedikasi Joko Anwar. Menurutnya, sang sutradara telah konsisten menghadirkan karya-karya yang mendunia.
"Filmografi Anda mencakup beragam genre dengan kebebasan yang langka. Anda telah menciptakan kembali genre-genre ini dengan visi naratif yang mendalam dan estetika yang unik, memadukan budaya tradisional, dan komentar sosial," ungkap Dati, seperti dikutip dari akun X Joko Anwar, Minggu (14/12/2025).
"Saat ini, sebagai sutradara, penulis skenario, produser, dan terkadang aktor, Anda adalah salah satu pembuat film Asia paling berpengaruh di generasi Anda," tambahnya.
Dia juga menekankan satu hal: Joko Anwar dianggap punya peran kunci dalam membentuk gelombang baru sinema Indonesia. Bagaimana caranya? Dengan membuktikan bahwa ambisi artistik yang tinggi bisa berjalan beriringan dengan kesuksesan populer. Sebuah pencapaian yang nggak mudah.
Nah, gelar ini memang punya prestise yang luar biasa. Sebelum Joko Anwar, deretan nama besar seperti David Lynch, Tim Burton, sampai Meryl Streep dan Cate Blanchett juga pernah menerimanya. Jadi, bisa dibilang dia sekarang masuk dalam liga yang sama.
Di sisi lain, Joko Anwar sendiri menyambut penghargaan ini dengan rasa syukur yang mendalam. Baginya, ini lebih dari sekadar piala atau piagam.
"Gelar ini bagi saya bukan pencapaian pribadi, tapi merupakan bentuk pengakuan pemerintah Perancis terhadap kemajuan dan kontribusi para seniman Indonesia untuk dunia," kata Joko Anwar.
Pernyataannya itu sederhana, tapi punya makna yang dalam. Ia melihat momen ini sebagai sebuah pengakuan untuk seluruh kemajuan industri film tanah air, bukan cuma untuk dirinya sendiri. Sebuah pencapaian yang, mau nggak mau, bikin kita semua ikut bangga.
Artikel Terkait
Fox Sports Buka Lowongan ‘Chief World Cup Watcher’ dengan Bayaran Rp870 Juta untuk Tonton 104 Pertandingan
Erin Taulany Bantah Aniaya ART, Herawati Laporkan Dugaan Pencekikan hingga Gaji Rp3 Juta Tak Dibayar
Polda Metro Jaya Perpanjang Penahanan Richard Lee 30 Hari, Bantah Isu Penangguhan
Jumlah Mahasiswa Asing di China Melonjak Jadi 380.000, Didominasi Asia dan Afrika