Sebenarnya, wacana MBG ini sudah mengemuka sejak awal Januari. Saat itu, Gus Ipul mengungkapkan rencana pemberian bantuan makan bergizi untuk lansia di atas 75 tahun dan disabilitas. Angkanya cukup ambisius: lebih dari 100 ribu penerima secara keseluruhan.
“Untuk lansia terlantar, kita rencanakan 100 ribu lebih. Sementara untuk disabilitas, baru 36 ribu. Masih belum banyak, sih. Mudah-mudahan ini lagi kita proses,” katanya kepada awak media pada Kamis (8/1).
Yang penting, program ini konon sudah dapat lampu hijau dari Presiden Prabowo Subianto. Namun, MBG bukan satu-satunya bantuan. Gus Ipul menambahkan, bagi lansia terlantar, akan disediakan juga care giver atau pengasuh.
“Jadi selain mengantarkan makanan, mereka bisa memberikan perawatan dasar. Soalnya, banyak lansia ini hidup sendirian,” jelasnya.
Jadi, meski kuota awal terbatas, program ini memberi secercah harapan. Tinggal menunggu bagaimana realisasinya di lapangan nanti.
Artikel Terkait
Jakarta Dipastikan Jadi Tuan Rumah FIA Rallycross World Cup Perdana pada 2026
Pemimpin Tertinggi Iran Perintahkan Blokade Total Selat Hormuz
Korlantas Resmikan Command Center Canggih untuk Pantau Mudik 2026
Pemprov Babel Siapkan Posko Terpadu Antisipasi Lonjakan Mudik 2026